Berita Banjarmasin

Sungai Martapura Dicurigai Tercemar Merkuri Limbah Penambangan, Dinas LH Mengusulkan ini

Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Banjarmasin khawatir, saat ini Sungai Martapura tercemar limbah mercuri (Hg) akibat sejumlah penambangan

Sungai Martapura Dicurigai Tercemar Merkuri Limbah Penambangan, Dinas LH Mengusulkan ini
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Senin (11/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Banjarmasin khawatir, saat ini Sungai Martapura tercemar limbah mercuri (Hg) akibat sejumlah penambangan di berbagai daerah hulu yang mengalir ke daerah hilir.

“Ada rasa kekhawatiran dan kecurigaan kita di Sungai Martapura itu telah tercemar limbah mercuri. Kan beberapa penambangan intan rakyat masih ada di sejumlah kabupaten dan ada potensi limbahnya masuk ke sungai di Banjarmasin,” kata Sekretaris Dinas LH dan Pertamanan Kota Banjarmasin, Jauhar, Minggu (10/2).

Menurut Jauhar, Dinas LH akan mengusulkan anggaran di APBD perubahan, untuk memastikan apakah di Sungai Martapura ini ada kandungan limbah merkuri atau tidak.

Nanti anggaran pengecekan limbah mercuri ini sebagai bahan LH dan instansi lainnya dalam pengambilan langkah selanjutnya.

Baca: Ashanty Buka Suara Soal Nikahan Syahrini & Reino Barack, Mantan Luna Maya, Anang Hermansyah Hadir?

Baca: Beredar Tagar Agar Jemaah Haul ke 14 Guru Sekumpul Berpartisipasi Putiki Sampah di Sekitar Lokasi

Baca: Alasan Aurel Hermansyah Pilih Suami Pria Bule, Putri Ashanty dan Anang Hermansyah Bicara Pernikahan

Baca: Ramai Ahok BTP dan Puput Nastiti Anak Nikah, Foto Bareng Veronica Tan dan Andy F Noya Jadi Perhatian

Baca: Ini Panduan Tempat Menginap Gratis Bagi Jemaah Haul ke-14 Guru Sekumpul, Nomor Kontaknya di Sini

“Kita ketahui, merkuri itukan salah satu limbah pemicu kanker. Untuk itu, di Sungai Martapura di Banjarmasin harus dicek, apakah ada limbah kandungan merkuri atau tidak,” katanya.

Dalam rapat koordinasi lintas instansi beberapa waktu lalu, sambung Jauhar, untuk mengetahui kandungan kadar merkuri itu ternyata sejumlah item yang harus dites, seperti rambut manusia atau warga, ikan dan lumpur.

“Jadi ada tiga item yang minimal harus dicek untuk mengetahui kandungan merkuri di Sungai Martapura ini,” katanya.

Menurut Jauhar, pengecekan Sungai Martapura terkait keberadaan limbah merkuri ini sangat penting, sebab, selama ini Sungai Martapura itu sebagai salah satu sumber bahan baku perusahaan air minum dan sumber bahan baku lainnya.

“Bisa aja di Sungai Martapura itu ada limbah Merkuri, tapi harus dipastikan dulu lewat pengecekan atau tes air,” katanya.

Selama ini, sambungnya, Pemko Banjarmasin hanya memantau kandungan kadar fe (besi) dan e-coli dari Sungai Martapura.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved