Berita Banjarmasin

Sungai Martapura untuk Keperluan Sehari-hari, Masyarakat Perlu Tahu Bila Ada Kandungan Merkuri

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, Sri Nurnaningsih, yang juga anggota badan anggaran, mendukung penuh rencana

Sungai Martapura untuk Keperluan Sehari-hari, Masyarakat Perlu Tahu Bila Ada Kandungan Merkuri
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Senin (11/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, Sri Nurnaningsih, yang juga anggota badan anggaran, mendukung penuh rencana Dinas LH setempat akan melakukan cek kandungan air Sungai Martapura di kota ini.

“Iya kita dukung penuh untuk di badan anggaran sepanjang peruntukkan penggunaan anggaran meman sesuai, yakni penelitian kadar merkuri Sungai Martapura untu kepentingan masyarakat,”kata anggota komisi yang membidangi masalah kesehatan ini.

Diakui Sri, daerah aliran sungai (DAS) sungai Martapura bagi warga asli Banjarmasin masih digunakan sebagai kebutuhan pokok, yakni untuk mencuci pakaian, mencuci sayur, mandi dan keperluan lainya.

Baca: Ashanty Buka Suara Soal Nikahan Syahrini & Reino Barack, Mantan Luna Maya, Anang Hermansyah Hadir?

Baca: Beredar Tagar Agar Jemaah Haul ke 14 Guru Sekumpul Berpartisipasi Putiki Sampah di Sekitar Lokasi

Baca: Ramai Ahok BTP dan Puput Nastiti Anak Nikah, Foto Bareng Veronica Tan dan Andy F Noya Jadi Perhatian

Baca: Ini Panduan Tempat Menginap Gratis Bagi Jemaah Haul ke-14 Guru Sekumpul, Nomor Kontaknya di Sini

“Coba tengok ke warga Kuin, hampir penduduk asli menggunakan sungai untuk keperluan sehari-hari,” katanya.

Menurut Sri, kandungan Merkuri yang masuk dalam tubuh manusia, maka dampaknya tidak langsung, namun beberapa tahun ke depan sehingga Banjarmasing memang perlu ada data kadar merkuri yang bisa diketahui masyarakat.

“Kalau Banjarmasin punya kadar e-coli dan besi di Sungai Martapura, kenapa kadar merkuri tak punya. Kan data kandungan merkuri, e-coli dan besi di Sungai Martapura itu wajib diketahui masyarakat,” katanya.

Sri menjelaskan aktivitas penambangan emas di sejumlah kabupaten kota di Kalsel itu banyak dilakukan masyarakat lokal.

Dan, ini perlu sikap yang jelas dari kabupaten kota, agar limbah dari penambangan emas iti tak berdampak buruk bagi masyarakat.

“Saya kira badan anggaran DPRD Kota Banjarmasin akan memberi dukungan anggaran dari rencana Dinas LH kota setempat untuk melakukan uji sample kadar mercuri di kabupaten kota,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved