Kriminalitas Tanahbumbu

Terungkap! Sebelum Nodai 2 Bocah di Tanahbumbu, Mbah Minta Ijin ke Istri Pulang Nimbang Karet

RS (67) warga Desa Maduretno, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanahbumbu melakukan pencabulan terhadap dua bocah di bawah umur.

Terungkap! Sebelum Nodai 2 Bocah di Tanahbumbu, Mbah Minta Ijin ke Istri Pulang Nimbang Karet
Polsek Karang Bintang untuk Banjarmasinpost.co.id
Tersangka RS (67), warga Desa Maduretno, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanahbumbu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - RS (67) warga Desa Maduretno, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanahbumbu melakukan pencabulan terhadap dua bocah di bawah umur.

Terungkap, perbuatan bejad kakek tersebut dilalukannya ketika sang istri sedang berada di kebun.

Kepada istrinya, RS minta ijin pulang lebih dulu dari kebun karena ingin menimbang karet.

"Setelah nimbang karet, dapat hasil uang. Nah setelah itu kakek RS pulang, melihat korban lagi bermain lalu diiminginya uang jajan," kata Kapolres Tanahbumbu AKBP Kus Subyantoro SIK melalui Kapolsek Karang Bintang Iptu Jeny Rahman SE.

Seperti diberitakan sebelumnya, RS seorang kakek berusia 67 tahun warga Desa Maduretno, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanahbumbu tega melakukan pencabulan terhadap dua bocah di bawah umur.

RS dilaporkan melakukan perbuatan cabul terhadap Bunga dan Melati (bukan nama sebenarnya), Desa Maduretno, Kecamatan Karang Bintang yang masing-masing masih berusia 10 tahun.

Baca: BREAKING NEWS - Diimingi Uang Rp 1000, 2 Bocah di Tanahbumbu Dicabuli Mbah, Korban Diintimidasi

Baca: Jawaban Maia Estianty itanya Postingannya, Kala Mulan Jameela dan Ahmad Dhani Dirundung Masalah

Baca: Live Streaming Indosiar Timnas U-22 Indonesia vs Madura United Jelang Piala AFF U-22 2019

Selain melakukan perbuatan asusila, kakek RS yang biasa dipanggil Mbah acap kali melakukan ancaman sebelum melakukan aksinya.

Selain itu, sebelum dicabuli kedua bocah yang salah satunya anak yatim piatu diiming-imingi uang Rp 1.000 hingga Rp 2.000. Setelah itu RS dengan leluasa membawa korban ke dalam rumahnya dan melampiaskan nafsu bejadnya.

"Kronologinya seperti itu, korban diiming-imingi diberi uang sama si kakek. Korban sering main di halaman rumah tersangka, karena rumah korban dekat masih tetangga. Kedua korban tinggal dengan bibinya," kata Iptu Jeny Rahman SE.

Menurut Jeny, hasil pemeriksaan awal tersangka mengakui, kedua korban masing-masing dicabuli sebanyak dua kali.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved