Berita HST

Jaga Kelestarian Hutan Meratus, Kepala BPBD HST: Bencana Alam Bisa Dicegah Kecuali Ini

Bencana alam merupakan hal yang tak diinginkan. Namun, untuk beberapa bencana alam, ternyata bisa ditanggulangi dan dicegah.

Jaga Kelestarian Hutan Meratus, Kepala BPBD HST: Bencana Alam Bisa Dicegah Kecuali Ini
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Kepala Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Ali Fahmi, saat memberi penjelasan kepada wartawan, Selasa (12/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Bencana alam merupakan hal yang tak diinginkan. Namun, untuk beberapa bencana alam, ternyata bisa ditanggulangi dan dicegah.

Bencana alam tersebut yakni kebakaran hutan, banjir, dan tanah longsor.

Kepala Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Ali Fahmi, menjelaskan satu-satunya bencana alam yang tak bisa dicegah dan diprediksi adalah bencana alam puting beliung.

"Puting beliung ini hubungan dengan angin. Sulit dicegah dan diprediksi," katanya saat konferensi pres di Sekretariat Humas, Selasa (12/2).

Untuk kebakaran hutan, longsor, dan banjir, menurutnya hal itu bisa dicegah dengan menjaga hutan meratus.

"Asal dijaga saja hutan meratus. Kami yakin bencana alam bisa diminimalisirr," jelasnya.

Baca: Aliansi Masyarakat Adat Nasional Kabupaten HST Berkumpul di Pendopo Bupati, Mereka Inginkan Ini

Baca: Ini Penjelasan Anggota Dewan HST Terkait Peraturan Daerah Tentang Perlindungan Masyarakat Adat

Selain itu, untuk bencana banjir pihaknya juga sudah memasang alat peringatan banjir yang merupakan bantuan hibah dari pusat.

"Alatnya hanya satu. Itu dipasang di desa Alat, jika air naik, maka akan muncul peringatan dini banjir," katanya.

Diakuinya alat pendeteksi banjir memang kurang. Ia mengatakan idealnya ada tiga.

"Kami sedang berupaya agar bantuan serupa juga didapat dari pusat" jelasnya.

Sementara itu, daerah yang rawan banjir yakni Desa Jaranih, Masiraan, Pajukungan, Barabai Darat, Barabai Selatan, Barabai Barat, Barabai Utara, Bukat, Pengambau Ilir Dalam, Lokbuntar. Rawan longsor, Desa Hantakan, Datar Ajab, Hinas Kanan, Patikalain.

Sedangkan puting beliung di kawasan Desa Awang Baru, Pantai Hambawang Timur, Sungai Buluh, Rantau Bujur.

"Itu daerah rawan. Yang lain berpotensi namun rendah. Kalau tahun ini sudah lima kali kena puting beliung," katanya. (banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved