Berita HSU

Korban Mengungsi ke Rumah Kerabat, 11 Rumah di Desa Bararawa HSU Rusak Diterpa Angin Kencang

Angin kencang melanda Desa Bararawa, kecamatan Paminggir, Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Senin (11/2/2019) sore.

Korban Mengungsi ke Rumah Kerabat, 11 Rumah di Desa Bararawa HSU Rusak Diterpa Angin Kencang
foto kiriman warga paminggir
angin kencang sebabkan rumah hancur desa bararawa 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Angin kencang melanda Desa Bararawa, kecamatan Paminggir, Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Senin (11/2/2019) sore.

Akibat sapuan angin kencang ini membuat rumah warga dan bangunan puskesmas pembantu mengalami kerusakan.

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 03.45 - 04.15 Wita, tepatnya di RT. 01 dan RT.05 Desa Bararawa, Kecamatan Paminggir, HSU.

Kepala Desa Bararawa, Rahmani, yang dihubungi lewat telepon, Selasa (12/2/2019) membenarkan adanya kejadian angin kencang yang membuat rumah warga mengalami kerusakan.

Baca: Jelang Nikahan Ahok BTP & Puput Nastiti Devi, Nasihat sang Ayah Ditulis Fifi Lety: Jangan Buru-buru

Baca: Supermoon 19 Februari 2019, Ini Daftar Fenomena Langit Lainnya yang Terjadi pada Februari Ini

Baca: Beginilah Jadinya Ketika Putra Tukang Daging Membangun Hotel, Nyeleneh tapi Menarik Ratusan Turis

Baca: Kendala & Solusi Pendaftaran PPPK 2019 atau P3K via sscasn.bkn.go.id, Pelamar Wajib Cek

"Totalnya ada 11 buah rumah yang mengalami kerusakan," katanya.

Dari 11 buah rumah tersebut dua diantaranya mengalami kerusakan yang cukup parah.

"Untuk yang dua itu, satu buah rumah hancur 100 persen dan satunya kerusakan sekitar 50 persen," katanya.

Ditambahkannya, kerusakan pada bangunan warga yang rata-rata konstruksi kayu, diperkirakan menyebabkan kerugiansekitar Rp. 147 juta.

"Rumah yang terdampak itu ditempati 11 kepala keluarga dengan 37 jiwa," ujarnya.

Diceritakan Rahmani, sebelum kerusahan terjadi di lokasi di awali dengan turun hujan sekitar setengah jam sebelumnya.

Saat itu angin juga sudah mulai sangat terasa kencang dan warga yang mengetahui ada angin kencang langsung keluar dari rumah.

Sehingga saat angin menyerang rumah, warga sudah tidak ada lagi yang berada di dalan rumah.

"Jadi tidak ada korban dalam kejadian, saat kejadian warga sudah keluar rumah," jelasnya.

Sementara pascakejadian, warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah terpaksa sementara mengungsi ke rumah kerabatnya. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved