Berita Tanahbumbu

Petani Desa Barugelang Cemas Kembali Gagal Tanam, Irigasi Tak Bisa Mengairi Sawah Saat Kemarau

Belasan hektare lawan sawah petani kering lantaran tidak bisa terairi air. Disebabkan saluran irigasi khusus mengairi sawah tidak berfungsi.

Petani Desa Barugelang Cemas Kembali Gagal Tanam, Irigasi Tak Bisa Mengairi Sawah Saat Kemarau
BANJARMASINPOST/Helriansyah
Fawahisah Mahabatan anggota dewan DPRD Tanahbumbu sekaligus Komisi III yang membidangi infrastruktur saat meninjau irigasi di Desa Barugelang, Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanahbumbu, Selasa (12/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Petani padi sawah di Desa Barugelang, Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanahbumbu mulai mengeluh. Mereka pun khawatir gagal tanam dialami pada kemarau musim lalu kembali terulang di 2019.

Belasan hektare lawan sawah petani kering lantaran tidak bisa terairi air. Disebabkan saluran irigasi khusus mengairi sawah tidak berfungsi.

Padahal proyek irigasi sepanjang lebih kurang 1,1 kilometer, untuk mengairi puluhan hektare sawah yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Rp 1 miliar lebih baru selesai dilaksanakan pada 2018.

Beberapa titik saluran irigasi tidak berfungsi maksimal, karena kontruksi bangunan bagian bawah (lantai) yang dicor, namun terlalu dangkal.

Selain dangkal, ketika kemarau irigasi kering karena mengalir ke bagian lebih rendah. Sebaliknya air sungai tidak bisa masuk ke irigasi tersebut.

Baca: Ada Warung Khusus Bayar Seikhlasnya di Kantor Camat Kandangan, Hasil Sedekah Urunan PNS dan Kades

Ahmad Zaini salah satu petani Barugelang mengakui, setelah adanya bangunan irigasi tidak bisa dimanfaatkan untuk pengairan sawag oleh sebagian petani khususnya di RT 1.

Menurur Zaini, sementara semua petani di desa Barugelang semuanya berharap irigasi dan tadah hujan. Akibatnya, pada kemarau tahun lalu banyak petani tidak bisa melakukan tanam.

"Sebelum dibangun saat kemarau, digali tanah berairi baru di sedot pakai pompa untuk mengairi sawah. Sekarang tidak bisa, karena lantai (bawahnya) dicor," jelasnya dihadapan kepala desa dan sekdes Barugelang, Selasa (12/2/2019).

Keluhan serupa diungkapkan Sayuti. Akibat tidak berfungsinya irigasi untuk pengairan di RT 1, mengakibatkan kerugian dialami karena tidak bisa melakukan musim tanam tahun lalu.

Sayuti pun mengaku khawatir kejadian dialami tahun lalu, kembali terulang saat musim kemarau tahun ini. Tidak bisa melakukan tanam karena sawah tidak bisa diair.

Halaman
123
Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved