Berita HSS

Warga Loksado Temukan Mayat Tersangkut di Sela Batu, Belakang Wisma Amandit, Ini Penjelasan Kapolsek

Warga Dusun Muara Hatip Desa Hulu Banyu Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel, dibuat geger ditemukannya mayat, Selasa (12/2/2019).

Warga Loksado Temukan Mayat Tersangkut di Sela Batu, Belakang Wisma Amandit, Ini Penjelasan Kapolsek
HO/Kapolsek Loksado
Anggota Polsek Loksado saat mengevakuasi jenazah korban menggunakan lanting di Desa Hulu Banyu, Kecamatan Loksado, HSS, Selasa (12/2/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Warga Dusun Muara Hatip Desa Hulu Banyu Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel, dibuat geger ditemukannya mayat, Selasa (12/2/2019) sekitar pukul 14.00 Wita.

Jasad tersebut ditemukan di bantaran sungai, belakang penginapan Wisma Amandit. Sat itu, posisinya dalam keadaan telentang dan tersangkut di sela bebatuan  oleh warga setempat yang sedang mencari paring, atau bambu.

Informasi yang dihimpun banjarmasinpost.co.id, saat ditemukan pencari rotan di pinggir sungai tersebut, korban tergeletak  memakai kaos warna hitam dan celana jins lengkap dengan butan di bagian tangan kanannya, tak jauh dari penginapan Amandit tersebut. Warga pencari paring itu pun segera mengabarkan ke masyarakat, dan oleh masyarakat dilaporkan ke Polsek Loksado.

Saat ditemukan korban sudah meninggal dunia. Dari identitas korban diketahui namanya, Arson bin Umbong (25), warga Desa Ulang Kecamatan Loksado, Hulu Sungai Selatan.

Baca: Komentari Unggahan Caleg di Media Sosial, 11 ASN dan 2 Aparat Desa Dipanggil Bawaslu Tabalong

Baca: Viral Video Siswa Tantang Guru Karena Kesal, Ini Ceramah Ustadz Abdul Somad Adab Murid Pada Guru

Kapolsek Loksado Ipda Ichwanul Muslimin yang dikonfirmasi menyatakan, evakuasi korban dilakukan anggota POlsek Loksado menggunakan lanting atau rakit bambu.

Selanjutnya, korban dibawa ke Rs H Hasan Basery Kandangan, menggunakan unit mobil Polsek. Menurut Kapolsek, korban meninggal dunia di air diduga akibat lamas karena tak bisa berenang. Meski demikian, berdasarkan hasil penyelidikan, Kapolsek menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, seperti luka  atau indikasi tindak pidana lainnya.

 “Hasil sementara, diduga tenggelamnya pagi tadi akibat lamas. Bagaimana bisa tenggelam, diduga saat itu korban terkena arus deras sungai Loksado,”katanya. USai divisum, hari ini jenazah dikembalikan ke pihak keluarga di Desa Ulang. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved