Berita Banjarmasin

Kisah Bayi Penderita Jantung Bocor Asal Kota Banjarmasin yang Perlu Uluran Tangan Dermawan

Kisah Bayi Penderita Jantung Bocor Asal Kota Banjarmasin yang Perlu Uluran Tangan Dermawan

Kisah Bayi Penderita Jantung Bocor Asal Kota Banjarmasin yang Perlu Uluran Tangan Dermawan
banjarmasin post group/ ahmad rizky abdul Ghani
Rifki, bayi penderita jantung bocor asal Kota Banjarmasin yang perlu uluran tangan, Rabu (13/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Seorang bayi malang asal Jalan Mutiara II Nomor 72 RT 57 Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara Kalsel membutuhkan uluran tangan sejumlah dermawan.

Ya, bagaimana tidak atas belum genap berusia satu bulan, Muhammad Rifky rupanya harus menyandang takdir hidup yang cukup berat.

Rifky divonis menderita jantung bocor. Bayi berusia 15 hari tersebut juga harus melewati hari-harinya dengan bergantung sebuah slang yang selalu terhubung tabung oksigen.

Meski saat ditemui Selasa (13/2/2019) siang kemarin di kediamannya, Rifky terlihat sehat seperti bayi pada umumnya.

Baca: Curhat Ria Ricis Saat Kehilangan Followers Instagram, Ternyata ini yang Sebenarnya Terjadi

Baca: Pinta Unik Irish Bella ke Ammar Zoni Terkait Ranty Maria di Pertunangan, Reaksi Giorgino Abraham?

Baca: Live RCTI! LINK Live Streaming Ajax vs Real Madrid Liga Champions Babak 16 Besar

Baca: BATAL! Pendaftaran SNMPTN 2019 Via Snmptn.ac.id Terakhir 14 Februari, Jadi 16 Februari 2019

Baca: Ingin Nikmati Promo Hotel Rp 50 Ribu Per Malam di Banjarmasin, Pakai Cara Ini

Bahkan bayi putra Enor itu juga nampak gemuk, sehingga tak jarang bagi siapapun yang melihatnya menaruh rasa gemes.

Namun siapa sangka, di tengah kelucuan dan kepolosan tersebut pula, Rifky menyimpan penderitaan yang sangat berat.

Rifky terkadang harus terjaga dan bersin lantaran keberadaan slang oksigen yang selalu menempel di hidungnya.

"Soalnya kalau dilepas, kan badan Rifky langsung membiru. Makanya, kudu dipasang terus," kata Enor yang saat itu memangku putranya.

Lebih lanjut, warga Jalan Mutiara II Nomor 72 RT 57 Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara tersebut mengaku kondisi itu sudah dialami buah hatinya sejak hari pertama lahir.

Bahkan demi badan anak keduanya itu tidak menderita dan membiru, Enor bersama suaminya rela selalu menyediakan tabung oksigen setiap hari.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved