Kriminalitas HST

Kronologi Penangkapan Pengedar Sabu di Desa Binjau Pemangkih HST, Simpan Sabu di Kompor

Kronologi Penangkapan Pengedar Sabu di Desa Binjau Pemangkih HST, Simpan Sabu di Kompor

Kronologi Penangkapan Pengedar Sabu di Desa Binjau Pemangkih HST, Simpan Sabu di Kompor
Dok Humas Polres HST untuk BPost Group
Tersangka Saberi saat di Polres HST

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI – Pengedar sabu di Desa Binjai Pemangkih, ditangkap di depan pos kamling di Desa Binjai Pemangkih, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Selasa (12/2/2019) malam tepat pukul 21.00 Wita.

Penangkapan sabu ini, dilakukan saat anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah, menyamar sebagai pembeli atau dengan istilah undercover buy. Nahas, bagi Saberi (31) sehari-hari berprofesi sebagai petani di Desa Binjai Pemangkih. Ia kedapatan menjadi bandar narkoba.

Buktinya, satu paket sabu yang dibungkus dalam plastik klip transparan kedapatan di tempat penangkapan. Meski awalnya tersangka membuang ke tanah. Alhasil, polisi yang mengembangkan barang bukti tersebut membawa tersangka ke rumahnya.

Tak tanggung-tanggung, SB ternyata memiliki enam paket sabu lainnya yang dibungkus dengan plastik klip transpararan dan kemudian dibungkus kembali dengan plastic berwarna hitam di dalam kompor.

Baca: Kisah Petani Karet Tabalong Tingkatkan Kualitas Hasil Karet dari Kebunnya

Baca: Ada 1,4 Juta Transmigran Datang ke Kalteng? Ini Klarifikasi Kadisnakertrans Provinsi Kalteng

Barang bukti yang diamankan oleh polisi yakni tujuh paket sabu seberat 1,89, satu unit smartphone berwarna hitan, satu lembar plastik warna hitam, kompor, satu kotak rokok berwarna coklat, dan uang tunai sebesar Rp 532.000.

Kapolres, Hulu Sungai Tengah, AKBP Sabana Atmojo, mengakui terkait penangkapan Saberi. Karena melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 tentang Narkotika, Saberi ditahan di Polres Hulu Sungai Tengah dan diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Ini juga atas peran masyarakat sehingga peredaran narkoba dapat diungkap. Saberi disangkakan tindak pidana sebagaimana dimaksud Pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved