Ekonomi dan Bisnis

Pupuk Kaltim Wilayah Kalselteng Siap Amankan Penyaluran

Untuk mengamankan pendistribusian pupuk bersubsidi dan guna menghindari penyimpangan penyaluran pupuk di lapangan, PT Pupuk Kaltim wilayah Kalselteng

Pupuk Kaltim Wilayah Kalselteng Siap Amankan Penyaluran
banjarmasinpost.co.id/maulana
Abdul Khalik perlihatkan produk pupuk subsidi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Untuk mengamankan pendistribusian pupuk bersubsidi dan guna menghindari penyimpangan penyaluran pupuk di lapangan, PT Pupuk Kaltim wilayah Kalselteng telah menyiapkan stok pupuk di seluruh gudang penyimpanan lini II.

Atas hal tersebut petani diimbau tidak perlu khawatir tidak kebagian pupuk meskipun permintaan petani cukup tinggi di saat musim tanam berlangsung.

Disampaikan Superintendent Pemasaran PT Pupuk Kaltim wilayah Kalselteng, Abdul Khalik, bahwa untuk dapat memperoleh pupuk bersubsidi petani agar tergabung dengan kelompok tani dan menyusun RDKK.

Baca: Tangis Ifan Seventeen Saat Rekaman Lagu Baru, Ingat Band Seventeen yang Jadi Korban Tsunami Banten

Baca: Benarkah Ahok BTP Nikahi Puput Nastiti Devi karena Pemintaan Ibunya? Sang Adik, Fifi Lety Buka Suara

Baca: Reaksi Unik Cut Tari Saat Mantan Ariel NOAH, Shopia Latjuba Ditanya Soal Pria Impiannya

"Pupuk bersubsidi itu hanya untuk petani yang tergabung dalam kelompok tani dan jumlah petani sudah direkap dengan baik," kata dia.

Disebutkan dia, kalaupun adanya keluhan petani yang agak sulit memperoleh pupuk di beberapa wilayah, kemungkinan adanya beberapa petani yang belum terdaftar atau tidak masuk dalam RDKK.

"Sehingga saat mereka memerlukan pupuk bersubsidi tidak terlayani karena tidak dapat jatah dari kios-kios, padahal stok pupuk cukup tersedia," imbuhnya.

Untuk alokasi dan penyaluran pupuk bersubsidi di Kalimantan Selatan, disampaikannya untuk pupuk Urea 21.237 ton, sedangkan NPK 26.082 ton.

"Soal penyaluran per tanggal 12 Februari 2019, untuk urea 8.066 ton sedangkan NPK 6.855 ton. Stok urea sendiri 4.868 ron dan NPK 8.393 ton," terangnya.

Pendistribusian paling banyak di Kalsel, menurutnya Barito Kuala, Balangan, dan Tanah Laut.

"Penyaluran ke Barito Kuala 65 persen, untuk harga pupuk subsidi urea Rp 1.800 perkilogram, sedangkan NPK Rp 2.300 perkilogram," tandasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved