Berita Tanahlaut

Tak Sekadar Main, Pengunjung Boleh Berswafoto di Wahana Ini di Pantai Takisung

Tak Sekadar Main, Pengunjung Boleh Berswafoto di Wahana Ini di Pantai Takisung

Tak Sekadar Main, Pengunjung Boleh Berswafoto di Wahana Ini di Pantai Takisung
mukhtar wahid
Obyek wisata andalan di Kabupaten Tanahlaut adalah obyek wisata alam Pantai Takisung. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Satu lagi wahana permainan di Pantai Takisung Kecamatan Takisung Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan yang juga banyak diminati pengunjung. Adalah wahana ATV.

Namun wahana ini tak hanya diminati untuk dimainkan atau dikendarai, pengunjung justru lebih banyak yang sekadar berfoto di ATV.

Seperti terlihat Rabu (14/2/2019) beberapa pengunjung pantai justru ikut berswafoto di wahana ATV.
"Numpang foto saja, biar hemat tapi tetap kelihatan keren," ujar salah satu pengunjung Ainah kepada banjarmasinpost.co.id.

Memang sebutnya bermain ATV menyenangkan namun untuk dua anaknya ia lebih baik sekadar berfoto saja untuk diunggah ke Instagram.

"Biar kekinian juga di pantai main ATV," sebutnya.

Baca: Jelang Valentine 2019, Cokelat Box Karakter Dijual Rp 8 Ribuan di Banjarmasin

Wahana permainan ATV di pantai Takisung memang sudah lama disediakan oleh masyarakat. Setiap pengunjung yang ingin bermain ATV bisa menyewa dengan pemilik AT. Sebesar Rp 40 ribu per orang.

Namun tak hanya menyewakan, pemilik ATV juga memersilakan pengunjung untuk sekadar berswa foto di ATV.

"Tidak bayar kalau foto saja, terserah saja kalau mau foto, asal jangan merusak motornya saja," ujar salah satu pemilik ATV, Bendi.

Memang sebut Bendi tak semua pengunjung ingin naik ATV. Banyak juga ujarnya yang menumpang foto saja. Meski begitu terangnya ia tak masalah.

Baca: Larangan Perayaan Valentine Dikeluarkan Plt Bupati Hulu Sungai Tengah Keluarkan, Ini Alasannya

Penyewaan ATV tambah pemilik ATV lain, Mariadi memang merupakan usaha milik masyarakat sekitar Pantai Takisung. Setiap warga yang memiliki ATV memajang ATV untuk disewakan dengan cara antre dengan pemilik ATV lain.

Dalam sehari ia bisa mendapatkan giliran antrean dua kali. "Sekarang mulai sepi setelah kejadian tsunami di Jawa kemarin, padahal di sini tidak pernah ada tsunami tapi masyarakat masih termakan hoax" ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved