Berita Banjar

4 Bahan Pangan di Pasar Martapura Mengandung Bahan Berbahaya, Ini yang dilakukan PD Pasar

4 Bahan Pangan di Pasar Martapura Mengandung Bahan Berbahaya, Ini yang Akan Dilakukan PD Pasar

4 Bahan Pangan di Pasar Martapura Mengandung Bahan Berbahaya, Ini yang dilakukan PD Pasar
banjarmasin post group/ idda royani
SOSIALISASI - Petugas BPOM Banjarmasin didampingi Dirut PD Pasar Bauntung Bartuah Rusdiansyah menyosialisasikan hasil uji sampel bahan pangan kepada kalangan apedagang di Pasar Blauran, Martapura, Kamis (14/02/2019). Mereka diminta menghindari penggunaan bahan pangan yang mengandung bahan berbahaya. 

BANJARMASINPOSTCO.ID, MARTAPURA - Terdeteksinya empat bahan pangan di Pasar Batuah Martapura dan sekitarnya yang positif mengandung bahan berbahaya, disikapi serius oleh manajemen Perusahaan Daerah (PD) Pasar Bauntung Batuah, Martapura.

"Kami akan segera menindaklanjutinya kepada kalangan pedagang yang ada di Pasar Batuah dan sekitarnya. Tentu, kami akan meminta para pedagang di sini agar tidak lagi menjual bahan pangan yang mengandung bahan berbahaya tersebut," tegas Direktur Utama PD Pasar Bauntung Batuah Rusdiansyah, Kamis (14/02/2019).

Sesuai hasil uji sampel terhadap 35 jenis bahan pangan yang dilakukan oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Banjarmasin, Kamis pagi mulai pukul 09.00 Wita, empat bahan pangan di antaranya dinyatakan positif mengandung bahan berbahaya.

Keempat bahan pangan itu yakni opak dan bleng (pengembang makanan) mengandung boraks, cumi-cumi basah mengandung formalin, dan terasi mengandung rodamin atau pewarna tekstil.

Baca: Respons Juliana Moechtar Saat Dijodohkan dengan Ifan Seventeen untuk Gantikan Dylan Sahara

Baca: Prediksi Susunan Pemain Persib Bandung Jika Fabiano Beltrame Resmi Bergabung untuk Liga 1 2019

Baca: Jawaban Soekarwo saat Ditanya Dukung Presiden Jokowi Atau Prabowo Subianto di Pilpres 2019

Baca: Reaksi Tak Terduga Iriana Jokowi Saat Mobil Presiden Joko Widodo Diadang Massa Pendemo

Sampel bahan pangan tersebut diambil dari kalangan pedagang di Pasar Batuah dan sekitarnya. Pengujian sampel dilakukan di halaman Pasar Blauran atau di belakang terminal angkutan kota Martapura.

Kegiatan itu difasilitasi oleh PD Pasar Bauntung Batuah dan Dinas Kesehatan Banjar.

Rusdiansyah mengatakan umumnya barang yang positif mengandung bahan berbahaya tersebut didapatkan pedagang dari daerah lain seperti terasi dari Kabupaten Tanahlaut dan cumi-cumi basah dari luar Kalsel.

Meski begitu setidaknya setelah diketahui barang tersebut mengandung bahan berbahaya, pihaknya akan mengimbau kalangan pedagang untuk menghindari barang tersebut.

Baca: Surat Ahmad Dhani ke Wanita Lain Selain Mulan Jameela dan Maia Estianty Saat Dipenjara, Curhat?

"Caranya kan antara lain dengan tidak lagi membeli atau tidak menerima pasokan barang yang mengandung bahan berbahaya itu. Tentu masih ada pasokan dari pihak lainnya yang barangnya aman tanpa penggunaan bahan kimia berbahaya seperti itu," tandas Rusdiansyah.

Kalangan pedagang di Pasar Batuah dan sekitarnya pun cukup positif. Mereka umumnya mengaku tidak tahu jika ternyata empat bahan pangan tersebut mengandung bahan berbahaya.

"Ya kan kami juga membeli bahannya dan kami kira aman-aman saja. Setelah tahu ternyata mengandung bahan yang dilarang, saya tak akan mengambilnya lagi," ucap Amah, salah seorang pedagang.

(banjarmasinpost.co.id/ idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved