Berita Banjar

Hasil Sidak Kamar di Lapas Narkotika Karangintan Kabupaten Banjar, Benda Ini Ditemukan Petugas

Hasil Sidak Kamar di Lapas Narkotika Karangintan Kabupaten Banjar, Benda Ini Ditemukan Petugas

Hasil Sidak Kamar di Lapas Narkotika Karangintan Kabupaten Banjar, Benda Ini Ditemukan Petugas
Dok Lapas Narkotika Karangintan untuk BPost Group
Kalapas Narkotika Karangintan Supari mengecek kamar WBP. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Karangintan, Kabupaten Banjar, makin intensif melaksanakan kegiatan atau langkah progresif pemberantasan narkoba di lingkungan internal.

Kamis (14/02/2019) pagi inspeksi mendadak atau sidak ke kamar warga binaan pemasyarakatan (WBP) kembali dilakukan.

Tak tanggung-tanggung, Kepala Lapas Narkotika Karangintan, Supari, langsung ikut ambil bagian pada kegiatan sosialisasi sekaligus bersih-bersih kamar WBP tersebut.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kemenkum HAM, Rustam Effendi, juga turut mengikuti kegiatan itu.

Pada kegiatan yang juga diikuti seluruh pegawai Lapas Narkotika Karangintan itu lebih difokuskan pada pemeriksaan instalasi listrik ilegal yang memungkinkan untuk penggunaan telepon selular (ponsel).

Baca: Blak-blakan Ratu Tisha Destria Soal Isu Boneka PSSI dan Pengaturan Skor di Liga Indonesia

Baca: Jelang Debat Capres kedua Pilpres 2019, Intip Strategi kubu Jokowi dan Prabowo Tentang Tema Debat

Baca: Reaksi Tak Terduga Iriana Jokowi Saat Mobil Presiden Joko Widodo Diadang Massa Pendemo

Selain itu barang-barang terlarang seperti senjata tajam buatan juga tak luput dari pembersihan kamar yang berada di Blok A.

Supari mengatakan kegiatan tersebut merupakan arahan langsung dari Menteri Hukum dan HAM sehingga harus dilaksanakan secara baik. "Sebenarnya tanpa perintah pun terus kami laksanakan.

Tapi adanya perintah itu menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk melakukannya lebih baik lagi. Selain itu kami bisa lihat sisi positifnya, kamar-kamar WBP akan lebih bersih," ucapnya.

Senada diutarakan Kepala KPLP Rustam Effendi yang menegaskan akan menjatuhkan tindakan tegas bagi WBP yang melanggar peraturan. "Kami akan berikan sanksi tegas bagi WBP yang kedapatan masih melanggar peraturan, mulai dari pemberian sanksi sel disiplin hingga sanksi letter F yang artinya WBP tidak akan mendapatkan remisi dan sebagainya," tegasnya.

Baca: Respons Juliana Moechtar Saat Dijodohkan dengan Ifan Seventeen untuk Gantikan Dylan Sahara

Hasil kegiatan tersebut, petugas Lapas Narkotika Karangintan menyita sejumlah barang. Di antaranya gulungan kabel, stop kontak rakitan dan kain yang biasa dijadikan pembatas tidur.

Saat ini jumlah WBP setempat sebanyak 1.042 orang yang menempati 12 blok. Rata-rata tiap blok dihuni sekitar 80-100 orang. Tiap blok memiliki sekitar delapan hingga sepulih kamar.

(banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved