Berita Banjarmasin

Sosialisasi KPU Banjarmasin di Lapas Teluk Dalam, Sekitar 100 Napi Diajari Cara Mencoblos yang Sah

Kurang lebih 100 orang narapida di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Banjarmasin, mengikuti sosialisasi KPU Kota Banjarmasin.

Sosialisasi KPU Banjarmasin di Lapas Teluk Dalam, Sekitar 100 Napi Diajari Cara Mencoblos yang Sah
KPU Banjarmasin untuk Banjarmasinpost.co.id
KPU Kota Banjarmasin melakukan sosialisasi di Lapas Teluk Dalam Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Kurang lebih 100 orang narapida di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Banjarmasin, Jalan Sutoyo S, Banjarmasin mengikuti sosialisasi yang dilakukan oleh KPU Kota Banjarmasin di tempat tersebut, Kamis (14/2/2019).

Mereka nampak aktif memperhatikan keterangan petugas dan komisioner KPU yang menerangkan tentang penyelenggaraan Pemilu pada 17 April 2019 mendatang. KPU Banjarmasin menjelaskan bagaimana mekanisme pencoblosan serta sosialisasi mengenai caleg yang akan mengikuti pemilihan nanti.

Disampaikan oleh Komisioner Divisi Tekhnis KPU Banjarmasin, Gusti Makmur, para napi tersebut diajarkan cara mencoblos. Agar nantinya ketika pelaksanaan, para napi bisa menggunakan hak suara mereka dan tidak terjadi kesalahan saat pencoblosan.

“Kami menginformasikan bagaimana cara mencoblos yang sah dan bagaimana yang tidak sah, karena mereka keterbatasan informasi. Serta anjuran untuk memilih agar tidak golput” ucap Gusti Makmur.

Baca: Fatmathalia, Mahasiswi Kedokteran ULM Wakili Kalsel di Ajang Putri Indonesia 2019, Ini Prestasinya

Ia mengatakan, sosialsiasi tersebut dilakukans ebagai upaya jemput bola KPU Banjarmasin. Terlebih para napi di Lapas juga memiliki hak suara untuk memilih.

Tentunya, karena terbatasnya informasi mengenai Pemilu terutama calonnya pada area Lapas, Gusti Makmur mengatakan para pemilih bisa mengenali partai. Sehingga meski tidak mengetahui siapa caleg yang akan mereka pilih, paling tidak napi tersebut bisa memilih partai ketika pencoblosan.

Saat ini sebut Gusti Makmur, sudah ada 300 napi yang teraftar dalam Daftar Pemilih tetap (DPT) di Banjarmasin. Sementara warga di Lapas Teluk Dalam mencapai 2500 orang.

Namun sebutnya, sekitar lebih 2000 napi yang tersisa masih diupayakan untuk bisa memilih. Pihaknya juga tidak ingin para napi tersebut tidak bisa menggunakan suara mereka saat Pemilu nantinya.

“Kami sedang melakukan koordinasi dengan Disdukcapil Banjarmasin bagaimana baiknya agar 2500 napi yang ada di Lapas Teluk Dalam bisa memilih semua. Saat ini kami masih menunggu bagaimana prosesnya nanti,” terangnya.

Baca: Postingan IG Presiden Jokowi untuk Istri SBY, Ani Yudhoyono yang Sakit Kanker Darah Mendadak Hilang

2000 napi yang belum terdaftar ucap Gusti Makmur masih belum masuk dalam DPTb namun dalam jangka waktu dua bulan, sejumlah tahapan akan dilakukan agar napi tersebut bisa didaftarkan sebagai DPTb.

Terlepas dari itu, menjelang Pemilu nantinya, KPU Banjarmasin juga sudah menyediakan logistic, khususnya kotak suara di Lapas Teluk Dalam. Rencananya pula akan ada sembilan TPS yang disediakan untuk mengakomodir 2500 penghuni Lapas Teluk Dalam tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved