Berita Banjarmasin

Terbiasa Gunakan Kantong Plastik, Pembeli Malah Dapat Bakul Purun Tempat Belanjaan

Ada yang berbeda di Pasar Teluk Dalam Banjarmasin, Rabu (14/2/2019). Keramaian tercipta di pasar tersebut karena adanya kedatangan Wali Kota

Terbiasa Gunakan Kantong Plastik, Pembeli Malah Dapat Bakul Purun Tempat Belanjaan
Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti
Ada yang berbeda di Pasar Teluk Dalam Banjarmasin, Rabu (14/2/2019). Keramaian tercipta di pasar tersebut karena adanya kedatangan Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina dan rombongan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Ada yang berbeda di Pasar Teluk Dalam Banjarmasin, Rabu (14/2/2019). Keramaian tercipta di pasar tersebut karena adanya kedatangan Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina dan rombongan.

Para pedagang dan pembeli nampak memperhatikan kunjungan tersebut. Ya, kedatangan Wali Kota Banjarmasin ke Pasar Teluk Dalam, Jalan Sutuyo S Banjarmasin ialah untuk membagikan bakul purun.

Para pedagang dan pembeli mendapatkan bakul purun gratis dari Wali Kota Banjarmasin yang merupakan program pembagian sejuta bakul purun dalam rangka tiga tahun masa kepemimpinan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah.

Penggunaan bakul bagi sejumlah pembeli rupanya saat ini jarang dilakukan. Mereka merasa lebih mudah ke pasar dengan tangan kosong. Kemudian membeli belanjaan diwadahi kantong plastik.

Sebagaimana yang diutarakan pengunjung Pasar Teluk Dalam, Siti, ia tidak pernah pergi ke pasar membawa bakul, melainkan memanfaatkan kantong plastik yang disediakan oleh pedagang.

Baca: Warga NTT Kaget Campur Takut! Ayam Baru Disembelih, di Hatinya Muncul Tulisan 2020 dan 10D2E01

Baca: Mau Jadi Nyonya Reino Barack, Ibu Ketua RT Ungkap Perubahan Fisik Syahrini, Rahasia Foto SMA Incess

Baca: Ani Yudhoyono Lagi Berjuang Melawan Kanker Darah, Mbah Mijan Berkata Tak Biasanya Terkait Istri SBY

Namun pascapembagian bakul purun tersebut dan ia mendapatkan bakul, Siti pun mulai menempatkan barang-barangnya di bakul purun itu. Ia dibantu oleh petugas Satpol PP untuk merapikan barang bawaan yang masih dalam plastik. Kemudian dipindah ke bakul.

"Jadi lebih nyaman aja sih. Sepertinya ke depan saya juga akan pergi ke pasar membawa bakul," ucap Siti.

Tak hanya Siti, hampir semua pengunjung pasar tak lepas dari pembagian bakul purun. Bahkan beberapa pedagang juga mendapatkan wadah yang masih dianggap traditional tersebut.

Sebagaimana diketahui, Wali Kota Banjarmasin telah melakukan pelarangan kantong plastik pada retail modern. Namun di pasar traditional mulai diberlakukan pengurangan kantong plastik yang kemudian diganti menjadi bakul purun.

Sebagai pilot project, dua pasar di Banjarmasin serentak mulai diterapkan pengurangan tersebut, yakni Pasar Teluk Dalam dan Pasar Pandu. Pada kedua lokasi itu secara bersamaan dibagikan bakul purun sebagai semangat pengurangan kantong plastik.

100 Bakul Purun

Sementara itu, pihak Kecamatan Banjarmasin Selatan melaksanakan pembagian 100 bakul purun, Kamis (14/2/2019) pagi.

Namun, sebelum bakul purun dibagikan kepada warga yang berbelanja, maka terlebih dahulu Camat Banjarmasin Selatan M Yusrin bersama Lurah Pekauman, Bambang, turun langsung ke lapangan dengan memberikan sosialisasi tentang kegunaannya bakul purun kepada pedagang di sana.

Kegiatan itu disampaikan, dalam rangka memperingati tiga tahun Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, maka dilakukan aksi sejuta bakul, penggurangan kantong plastik di pasar tradisional, mewujudkan kota banjarmasin barasih wan nyaman.

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti/jumadi)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved