Kriminalitas Kotabaru

Aan Diringkus Saat Transaksi Sabu dengan Polisi yang Menyamar, Mengaku Hanya Menjual 3 Paket

Muhammad Anshari alias Aan (21) terus berkilah hanya berjualan sabu-sabu sebanyak 3 paket.

Aan Diringkus Saat Transaksi Sabu dengan Polisi yang Menyamar, Mengaku Hanya Menjual 3 Paket
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Muhammad Anshari alias Aan (21) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Muhammad Anshari alias Aan (21) terus berkilah hanya berjualan sabu-sabu sebanyak 3 paket.

Namun setelah terus ditanya, akhirnya dia mengaku sudah menjual sabu paketan sebanyak 15 paket.

Namun aksinya itu tak berlangsung lama, kini dia harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah diringkus jajaran Satreskrim Polsek Pulau Laut Utara.

Penjara telah menantinya.

Pria yang tinggal di Sampanahan dan ngekos di Sungai Taib kecamatan Pulau Laut Utara ini hanya bisa menyesali perbuatannya.

Namun bisnis haram itu membawanya menginap di dalam sel jeruji besi beberapa tahun kedepan.

Aan diringkus pada Rabu (13/2/19) malam sekitar pukul 23.30 wita di Jalan Padat Karya Rt 20 Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara.

Baca: Tanggal Pertunangan Ammar Zoni dan Irish Bella Berkaitan Mantan, Ranty Maria dan Giorgino Abraham?

Baca: Beda Ucapan Jokowi Prabowo Hingga Sutopo Purwo Nugroho Untuk Istri SBY, Ani Yudhoyono

Baca: Keluhan Mulan Jameela Untuk Mantan Maia Estianty, Ahmad Dhani Usai Tangisan Pada Umi Pipik

Baca: Nasib Mantan Kekasih Syahrini Seiring Kabar Pernikahan dengan Reino Barack, Mantan Luna Maya

Saat itu, tersangka menjual barang tersebut kepada polisi yang menyamar.

Saat ditemui di Polsek Pulau Laut Utara Jumat (15/2/19) dia sempat berkilah hanya menjual 3 paket.

Namun setelah ditanya lebih detail akhirnya dia mengaku sudah menjual sebanyak 15 paket sabu.

"Saya baru melakukannya sekitar setengah bulan. Setiap satu paket saya diupahi Rp 100ribu, saya berhenti bekerja di cafe dan memilih bisnis ini," katanya.

Sementara harga paketan itu, biasanya dijual Rp 500 ribu - Rp 1,1 juta.

Setiap penjualan Rp 100 ribu untuknya digunakan untuk keperluan sehari-hari.

"Tapi yang terakhir jual 2 paket dan ternyata ditangkap polisi," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Pulau Laut Utara, Iptu Iksan Prananto SIK melalui Kanot Reskrimnya Aipda Aslim, membenarkan penangkapan tersebut.

Dia menjelaskan, kronologi penangkapan dilakukan pada Rabu (13/2/19), sekitar pukul 23.30 wita di Jalan Padat Karya Rt 20 Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara, pas mau transaksi dengan polisi yang menyamar sebagai pembeli.

Saat mengeluarkan barang tersebut, pelaku langsung ditangkap.

Sehingga tersangka sempat terkejut dan akhirnya langsung digeledah.

"Saat penangkapan ada sebanyak 2 paket sabu. Setelah itu langsung digelandang ke Mapolsek untuk proses lebih lanjut," katanya.

Menurutnya, pelaku sudah diintai selama beberapa hari dan kemudian dipancing.

Alhasil, tersangka bisa ditangkap jajaran Satreskrim Polsek Pulau Laut Utara.

"Pelaku dijerat pasal 112 ayat 1, UU nomor 35 tahunn2009 dengan ancaman minimal 5 tahun kurungan penjara," katanya.

(Banjarmsinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved