Tarif Listrik Golongan 900 VA Turun Mulai Maret 2019, Petinggi PLN Beri Penjelasan

Tarif listrik 900 VA akan turun mulai Maret 2019. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memberikan diskon kepada pelanggan R-I 900 VA RTM

Tarif Listrik Golongan 900 VA Turun Mulai Maret 2019, Petinggi PLN Beri Penjelasan
HO/Humas PLN Kalselteng
Petugas PLN membenahi jaringan koneksi listrik di beberapa daerah jelang Natal dan Tahun Baru 2018 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tarif listrik 900 VA akan turun mulai Maret 2019. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memberikan diskon kepada pelanggan R-I 900 VA RTM (Rumah Tangga Mampu) mulai 1 Maret 2019.

Insentif tersebut diberikan karena adanya efisiensi di golongan ini, serta terjadinya penurunan harga minyak dan kurs dollar.

Dengan pemberlakuan insentif ini, pelanggan golongan R-1 900 VA RTM hanya membayar tarif listrik sebesar Rp 1.300 per kilowatt hour (kWh) dari tarif normal Rp 1.352 per kWh.

Penurunan tarif ini berlaku bagi 21 juta pelanggan listrik R-1 900 VA RTM.

Baca: VIDEO Prabowo Dikerubungi Jemaah Shalat Jumat di Masjid Kauman Semarang Beredar

Baca: Berita Ahok BTP Gantikan KH Maruf Amin Bila Jokowi Menang Pilpres 2019 Disikapi TKN Jokowi-Maruf

Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka mengatakan, listrik sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat saat ini.

Seluruh aktivitas masyarakat ditopang oleh pasokan listrik.

"Dengan adanya insentif ini, PLN ingin memberikan ruang untuk pelanggan R-1 900 VA RTM agar dapat lebih banyak memanfaatkan listrik untuk menunjang kegiatan ekonominya dan dalam kegiatan kesehariannya,” ujar Made dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/2/2019) seperti dikutip dari Kompas.com.

Made menambahkan bahwa insentif penurunan tarif bagi RTM 900 VA ini tidak menyertakan syarat apapun.

“Silakan nikmati penurunan tarif ini. Dan gunakan listrik PLN dengan nyaman dan tentu saja aman,” kata Made.

Penurunan atau pemberian insentif tarif ini dilakukan karena PLN berhasil melakukan efisiensi diantaranya penurunan susut jaringan, perbaikan SFC (Specified Fuel Consumption) dan peningkatan CF (Capacity Factor) pembangkit.

Halaman
123
Editor: Murhan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved