Berita Banjarbaru

Uang Belasan Juta Rupiah Ditemukan dalam Lapas Banjarbaru, Ini Penjelasan Kemenkumham Kalsel

Sebanyak 240 orang terbagi jadi tujuh tim geledah tujuh blok Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Banjarbaru atau Lapas Banjarbaru, Kamis (14/2).

Uang Belasan Juta Rupiah Ditemukan dalam Lapas Banjarbaru, Ini Penjelasan Kemenkumham Kalsel
Humas Kemenkumham Kalsel
Sebanyak 240 orang terbagi jadi tujuh tim geledah tujuh blok Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Banjarbaru, Kamis (14/2) malam tadi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak 240 orang terbagi jadi tujuh tim geledah tujuh blok Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Banjarbaru atau Lapas Banjarbaru, Kamis (14/2) malam tadi.

Diikuti jajaran Pemasyarakatan di Kalimantan Selatan adalah Personil Anggota Satgas Kamtib dari Divisi Pemasyarakatan dan undangan kepada Anggota Satgas Kamtib UPT terdekat dengan direncanakan akan diikuti sebanyak 240 orang yang terdiri 7 Tim untuk penggeledahan 7 blok .

Giat Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalimantan Selatan ini dalam rangka langkah progresif mensosialisasikan surat edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan, penguatan integritas kepada Petugas Pemasyarakatan.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM Kalsel, Ferdinand Siagian turut menggaungkan gerakan setiap orang (pengunjung dan petugas) yang memasuki area dalam Lapas/LPKA/Rutan wajib digeledah tanpa terkecuali pada setiap hari.

Baca: Warga NTT Kaget Campur Takut! Ayam Baru Disembelih, di Hatinya Muncul Tulisan 2020 dan 10D2E01

Baca: Tanggal Pertunangan Ammar Zoni dan Irish Bella Berkaitan Mantan, Ranty Maria dan Giorgino Abraham?

Baca: Polemik Wanita Cantik Shamima, Dicuci Otaknya Oleh ISIS, Mau Pulang ke Inggris Jadi Kontroversi


"Bebas dari peredaran handphone dan memutus jaringan narkoba yang ditengarai dikendalikan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan" katanya.

Ferdinand mengatakan adapun hasil dari kegiatan hari ini ditemukan uang sebanyak Rp.14.537.500 dan 8 unit Handphone

”Uang ini rupanya uang koperasi yang disimpan oleh wargabinaan pemasyarakatan yang seharusnya dititipkan sebelum mereka kembali kekamar karena WBP tidak boleh memegang uang," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan, Alfi Zahrin.

Sedangkan indikasi masuknya barang-barang ini dari kunjungan itu kita coba menakan masuknya barang dari luar dan sebagai bahan evaluasi kami para Kepala Lapas/Rutan yang hadir malam ini untuk bagaimana agar barang ini tidak masuk lagi.

"Misalnya dengan memasang metal detektor yang tentunya dari perlu bantuan dari pusat selain perangkat yang ada perlu dilakukan pembaharuan-pembaharuan lagi agar dapat mendeteksi lebih banyak seperti obat-obatan, karena saat ini masih manual dengan meraba satu persatu.” jelas Kepala Divisi Pemasyarakatan, Alfi Zahrin.

Sementara itu telah dilakukan pengetesan urine secara mendadak kepada seluruh Kepala Unit UPT Pemasyarakatan se-Kalsel dimana hasilnya tidak ada indikasi pengunaan narkoba.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved