Mitos & Fakta Tambang Intan Pumpung

Daftar Pantangan Kala Menambang Intan di Pumpung Kecamatan Cempaka, Diyakini Bawa Keselamatan

Daftar Pantangan Kala Menambang Intan di Pumpung Kecamatan Cempaka, Diyakini Bawa Keselamatan

Daftar Pantangan Kala Menambang Intan di Pumpung Kecamatan Cempaka, Diyakini Bawa Keselamatan
banjarmasin post group/ aprianto
Aktivitas saat melenggang di tambang intan Pumpung, Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Pertambangan intan di kawasan Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru tidak hanya soal cerita mistis namun juga etika dalam pencarian intan.

Sejumlah masyarakat setempat, khususnya para pendulang ini memiliki kepercayaan tabu bagi mereka menyebutkan kata intan atau berlian saat melakukan aktivitas pertambangan.

Penyebutan kata intan atau berlian dipercaya akan menjauhkan batu mulia dari pencarian. Para pendulang menyebut galuh sebutan lain dari intan saat melakukan penambangan.

"Sekarang tidak ada lagi istilah tabu untuk penyebutan intan. Para pendulang intan tidak ada mempermasalahkan untuk sebutan intan atau Galuh," kata Jarkani, Warga Pumpung, kemarin.

Baca: Blak-blakan Hotman Paris Soal bisnis prostitusi di Indonesia di Depan Cewek Cantik Uzbekistan

Baca: Daftar Undangan Kubu Jokowi saat Debat Capres Kedua Pilpres 2019, Tokoh Milenial & Kepala Daerah

Baca: Mitos Tambang Intan Pumpung di Kecamatan Cempaka Minta Tumbal, Sosok Ini Ungkap Faktanya

Baca: Sosok Princess Mikaela Audry Megonondo Miss Indonesia 2019 dan Daftar Top 7 Miss Indonesia

Kalau pada zaman dulu, sepengatahuan dirinya memang para pendulang intan tidak boleh berbicara yang macam-macam saat melakukan aktivitas pertambangan.

Ada pantangan yang tidak boleh dilakukan oleh para penambang saat melakukan pencarian intan. Seperti berbicara yang tidak sopan atau niat yang tidak baik saat mencari intan.

"Dalam aktivitas bekerja memang sudah seharusnya dilakukan dengan niat yang baik agar menghasilkan rijeki yang baik pula," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved