Berita Banjarmasin

Dampak Pipa Bocor, Warga Banjarmasin di Dua Tempat ini Mandi dan Ambil Air ke Sungai

Dampak Pipa Bocor, Warga Banjarmasin di Dua Tempat ini Mandi dan Ambil Air ke Sungai

Dampak Pipa Bocor, Warga Banjarmasin di Dua Tempat ini Mandi dan Ambil Air ke Sungai
banjarmasin post group/ isti rohayanti
Maulana dan Yanto mengambil air menggunakan jirigen untuk keperluan rumah makan tempat mereka bekerja, Sabtu (16/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dampak Pipa Bocor, Warga Banjarmasin di Dua Tempat ini Mandi dan Ambil Air ke Sungai

Sejumlah orang yang tak terbiasa mandi ke sungai, Sabtu (16/2/2019) pagi terpaksa harus memulai pagi mereka di bantaran Sungai Martapura.

Sebagaimana yang dialami warga Sungaijingah, Banjarmasin, Hendra dan sebagian remaja lainnya yang harus mandi ke sungai. Hal itu dikarenakan kondisi air ledeng PDAM di rumah mereka sedang tidak mengalir.

"Ini pertama kalinya saya mandi ke sungai. Biasanya di rumah karena air PDAM lancar saja," ucap Hendra, sembari turun dari titian di bantaran sungai.

Hendra mandi di bantaran sungai tepat di depan Museum Wasaka Banjarmasin. Ia membawa perlengkapan mandi, yakni handuk, sabun, dan gayung, ditemani keluarganya yang juga mengambil air di sungai.

Baca: Sosok Princess Mikaela Audry Megonondo Miss Indonesia 2019 dan Daftar Top 7 Miss Indonesia

Baca: Daftar Undangan Kubu Jokowi saat Debat Capres Kedua Pilpres 2019, Tokoh Milenial & Kepala Daerah

Baca: Fokus Jokowi Saat Debat Capres Kedua Pilpres 2019, Prabowo Blak-blakan Ungkap Modus Korupsi

Baca: Penjelasan PSSI Soal Status Tersangka Ketum PSSI Joko Driyono, Fakta Baru Diungkap Gusti Randa

Tak hanya Hendra, warga lainnya yang tinggal di Banuaanyar, Banjarmasin, Yanto dan Maulana terpaksa mengambil air ke sungai. Keduanya menuju bantaran Sungai Martapura sembari membawa beberapa jirigen berukuran sedang.

Aktivitas itu disampaikan Yanto bukanlah kebiasaan, melainkan hanya karena air yang saat ini sedang tidak mengalir. Tentunya, sebagai pekerja di rumah makan pada kawasan tersebut, air sangat dibutuhkan untuk kegiatan di rumah makan tempat ia bekerja.

"Mau tidak mau, karena kami juga perlu air," ucapnya.

Tidak mengalirnya air PDAM Bandarmasih disebabkan terjadinya kebocoran pipa air baku diameter 1.200 mm, di Jalan Gubernur Sarkawi (Sungai Tabuk).

Baca: Jadwal Siaran Langsung Persebaya Surabaya vs Persinga Ngawi Piala Indonesia Sabtu (16/2)

Disampaikan oleh Humas PDAM Bandarmasih, Banjarmasin, Nur Wahid, hal itu berakibat stop total distribusi ke Wilayah Banjarmasin Selatan, Timur, Sebagian Barat, Utara (Wilayah Pelayanan Booster Banua Anyar dan Singai lulut).

Ia mengatakan proses selanjutnya yakni membongkar tanah dan mengganti pipa.

Hingga saat ini masih belum diketahui batas waktu perbaikan tersebut. Namun pihak PDAM Bandarmasih akan kembali melakukan peninjauan ke lokasi bocornya pipa.

(banjarmasinpost.co.id/Isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved