Berita Kotabaru

Penyebab 6 Rumah Terendam di Pulau Laut Utara Akhirnya Diketahui, BPBD Kotabaru Lakukan Ini

Beberapa waktu lalu, warga RT 1 Desa Gunung Sari Kecamatan Pulau Laut Utara kebanjiran karena air kiriman dari gunung mengalami penyumbatan.

Penyebab 6 Rumah Terendam di Pulau Laut Utara Akhirnya Diketahui, BPBD Kotabaru Lakukan Ini
Dok BPBD Kotabaru untuk BPost Group
Kondisi gorong-gorong di RT 1 Desa Gunung Sari Kecamatan Pulau Laut Utara yang jebol 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Beberapa waktu lalu, warga RT 1 Desa Gunung Sari Kecamatan Pulau Laut Utara kebanjiran karena air kiriman dari gunung mengalami penyumbatan.

Akibatnya, sebanyak 6 unit rumah warga terdampak genangan air. Sehingga mereka harus mengungsi lantaran tak bisa menempati rumahnya yang tergenang air. Bahkan ada satu rumah yang terendam sekitar satu meter lebih.

Saniah, misalnya. Warga ini juga terdampak rendaman air sehingga bagian bawah rumahnya terendam banjir. Tidak terlalu parah, namun karena rumahnya diatas cekungan, dia tak bisa keluar.

Beruntung saat peristiwa tersebut, tim BPBD Kotabaru dan tim melakukan penyedotan air sehingga air bisa surut. Namun kejadian tersebut dianggap paling parah karena sebelumnya tidak pernah banjir seperti itu selama 3 tahun terakhir.

Baca: Pengakuan Luna Maya Soal Asmaranya Saat Sang Mantan, Reino Barack Disebut Menikah dengan Syahrini

Baca: Blak-blakan Hotman Paris Soal bisnis prostitusi di Indonesia di Depan Cewek Cantik Uzbekistan

Baca: Penjelasan PSSI Soal Status Tersangka Ketum PSSI Joko Driyono, Fakta Baru Diungkap Gusti Randa

Kepala Seksi Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru, Saparuddin, Sabtu (16/2/19) mengatakan kondisi sudah aman.

Namun, kondisi gorong-gorong tidak memungkinkan sebab bila hujan deras dan intensitas tinggi, tidak menutup kemungkinan terjadi lagi.

"Asalkan tidak hujan deras dan lama, aman saja. Tapi kalau sudah lama dan deras, bisa terjadi lagi. Gorong-gorong yang jebol harus diperbaiki sehingga tidak terjadi penyumbatan," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Kotabaru, Joni Anwar, mengatakan saat ini timnya sudah turun kelapangan untuk melakukan pengecekan dan melakukan hitung-hitungan estimasi perbaikan gorong-gorong yang jebol.

Baca: Jadwal & Live Streaming Persebaya vs Persinga Ngawi via Jawa Pos TV 32 Besar Piala Indonesia

Baca: Mantan Anak Asuh Ahmad Dhani ini Dituding Hamil Duluan, Begini Penjelasan Alexa Key

"Bagian bawah gorong-gorong itu harus diperbaiki. Kami berjanji akan melakukan perbaikan karena sebelumnya itu memang pekerjaan dinas PU," katanya.

Dia mengakui, air yang masuk dari gunung memang tak sebanding dengan air yang keluar. Akibatnya, air lebih banyak tergenang dibandingkan dengan yang keluar ke arah sungai alias lambat.

"Ini memang perlu diperbaiki dan kami akan lakukan perbaikan," katanya. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved