Mitos & Fakta Tambang Intan Pumpung

Sudah Banyak Korban, Lurah Sungai Tiung Ingatkan Penambang Intan Pumpung Berhati-hati

Penambangan pasir dan intan di daerah Pumpung Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru terus menggeliat.

Sudah Banyak Korban, Lurah Sungai Tiung Ingatkan Penambang Intan Pumpung Berhati-hati
banjarmasin post group/ aprianto
Aktivitas saat melenggang di tambang intan Pumpung, Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Penambangan pasir dan intan di daerah Pumpung Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru terus menggeliat.

Kondisi galian tambang cukup tinggi dari dasar sungai hingga ke bibir tebing bagaian atas menjadi pemandangan tersendiri saat melihat langsung kondisi terbaru lokasi Pumpung.

Terlihat jelas, tanah kuning di bibir atas lokasi tambang rawan longsor. Apalagi bila musim penghujan, sehingga para penambang harus lebih berhati-hati saat melakukan aktivitasnya.

Lurah Sungai Tiung Putra Y Ariesandi mengatakan aktivitas pertambangan pasir dan intan di wilayahnya memang terus berlanjut sampai sekarang.

Baca: Permintaan Ahmad Dhani Pada Mulan Jameela Usai Dul Jaelani Minta Maia Estianty Jenguk Sang Mantan

Baca: Blak-blakan Hotman Paris Soal bisnis prostitusi di Indonesia di Depan Cewek Cantik Uzbekistan

Baca: Pengakuan Luna Maya Soal Asmaranya Saat Sang Mantan, Reino Barack Disebut Menikah dengan Syahrini

Baca: Ashanty dan Anang Hermansyah Bagikan ART Hingga 10 Juta, Orangtua Aurel Bebaskan ART Belanja di Mal

"Kondisi pertambangan pasir memang cukup membahayakan khususnya saat musim penghujan. Lokasi tanah kurang stabil dan mudah longsor saat musim penghujan," katanya, beberapa waktu lalu.

Untuk itu, pihaknya terus menghimbau warganya agar berhati-hati saat melakukan aktivitas tambang. Selain itu, sesama para penambang harus saling mengingatkan dan saling menjaga.

Pihaknya juga menghimbau kepada para pendulang tidak melakukan aktivitas penambangan saat musim penghujan. Sebab, berpotensi longsor (banjarmasinpost.co.id/ aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved