Berita Tanahlaut

Ini Penjelasan Pemkab Tanahlaut Tak Adanya Arena Latihan Skateboard di Pelaihari

Arena untuk skateboarder latihan terang Rudi sudah dikoordinasikan dengan Dinas PUPRP dan sudah proses tahap satu.

Ini Penjelasan Pemkab Tanahlaut Tak Adanya Arena Latihan Skateboard di Pelaihari
banjarmasin post group/ milna sari
Skateboarder latihan di Orchid Park Pelaihari, Tanahlaut, Minggu (17/2/2019), karena arena di Taman Kijang Kencana dihancurkan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Razia terhadap skateboarder Pelaihari yang bermain di taman dibenarkan Kasi Pengamanan Satpol-PP dan Damkar Tanahlaut, Siswo S.

Kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (17/2/2019) Siswo mengatakan sempat ditemukan taman rusak akibat pemuda bermain skateboard sehingga sempat ditegur.

"Dulu pernah ditegur, tapi sekarang tidak ada lagi karena anggota kita turun malam saja sekarang," ujarnya.

Memang tugas pengamanan termasuk di taman adalah mengamankan aset taman agar tak ada yang rusak atau hal lain. Sehingga wajar jika ada penertiban jika ada aktivitas yang dikhawatirkan merusak taman.

Sedangkan Kabid Olahraga Dispora Tanahlaut, Rudi Imtihansyah mengatakan saat ini skateboard masih belum masuk penanganan Dispora. Dahulu terang Rudi skateboard masuk olahraga rekreasi namun kini sudah masuk dalam olahraga prestasi.

"Sedangkan kini pengurus cabangnya juga belum masuk menjadi anggota KONI,"  tambahnya.

Arena untuk skateboarder latihan terang Rudi sudah dikoordinasikan dengan Dinas PUPRP dan sudah proses tahap satu.

Pada 2016 jelasnya lalu telah dibangun di eks Stadion Hasan Basri namun belum dilanjutkan karena tahap lanjutan dilakukan Disperkim LH yang kini terpisah dengan Dinas PUPRP.

Seperti diketahui skateboarder merasa tak difasilitasi oleh Pemkab Tanahlaut karena dihancurnya arena latihan skateboard di Taman Kijang Kencana Pelaihari dan kemudian dibangun di Taman Stadion Hasan Basri namun belum selesai alias mangkrak sehingga para pemain skateboard terpaksa bermain di taman.

Saat bermain di taman mereka juga ditegur oleh Satpol PP dan Damkar Tanahlaut karena dianggap merusak taman.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved