Berita Kabupaten Banjar

Jalani Perawatan di Kantor Perwakilan Banjar di Jakarta, Begini Kondisi Balita Alfatih

Setelah sempat tertunda sekitar empat pekan, balita malang penderita jeune syndrom (rongga dada sempit), Muhamamd Alfatih (13 bulan)

Jalani Perawatan di Kantor Perwakilan Banjar di Jakarta, Begini Kondisi Balita Alfatih
IKWANSYAH UNTUK BPOST GROUP
Alfatih ceria bersama ibunda dan tim medis sesaat setelah menempati tempat inap baru di kantor perwakilan Pemkab Banjar di Jakarta. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Setelah sempat tertunda sekitar empat pekan, balita malang penderita jeune syndrom (rongga dada sempit), Muhamamd Alfatih (13 bulan), akhirnya dipindahkan perawatannya ke kantor perwakilan Kabupaten Banjar di Jakarta.

"Kamis 14 Februari kemarin sekitar pukul 13.00 WIB ananda Alfatih keluar dari RSCM ke kantor perwakilan Banjar di Jalan Tebet Darat, Dalamraya, Jakarta," ucap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjar Ikhwansyah, Minggu (17/02/2019).

Evakuasi balita kelahiran 11 Desember 2017 tersebut didampingi tim medis dari RSCM.

Selanjutnya secara berkala, satu atau dua kali tiap pekan, mereka akan melakukan kunjungan (homecare) untuk mengontrol kondisi balita anak warga dari Mataraman, Kabupaten Banjar, tersebut.

Ikhwansyah menuturkan sebelumnya ruangan di kantor perwakilan yang ditempati Alfatih telah lebih dulu dibersihkan dan disterilkan.

Kondisi terkini di tempat baru itu, Alfatatih telah cukup adaptif.

Baca: 3 Kali Dinyatakan Meninggal Dunia, Bayi Ini Tiba-tiba Bernapas padahal Sudah dalam Peti Mati!

Baca: Ngaku Naksir, Pengorbanan Hotman Paris demi Tamara Bleszynski, Syahrini Disebut Kalah Cantik

Baca: Tangis Nagita Slavina Untuk Raffi Ahmad Disaksikan Asisten Sebelum Perayaan Ulang Tahun

Baca: Iis Dahlia Sebut Ayu Ting Ting Sedang Berbahagia Kala Posting Kuasa Tuhan Usai Liburan Dari Turki

Baca: Video Mulan Jameela Bertemu Mantan Suami Harry Nugraha Beredar, Fakta Sebenarnya Istri Ahmad Dhani

"Sesuai laporan dari ibundanya, alhamdulillah ananda Alfatih tidurnya nyenyak dan saat pagi ruang kamar dibuka, terlihat cukup menikmati sambil duduk," tutur Ikhwansyah.

Pejabat eselon II di Bumi Barakat ini mengatakan Pemkab Banjar akan terus berupaya membantu dan memfasilitasi pengobatan Alfatih.

"Saat ini kami juga sedang mengupayakan untuk biaya perawatan ananda Alfatih selama di kantor perwakilan," tandas Ikhwansyah.

Dikatalannya, selama menjalani perawatan di kantor perwakilan Alfatih masih tetap memerlukan sejumlah bahan dan alat habis pakai (BAHP).
Sesuai rincian kebutuhan yang disampaikan pihak RSCM, total biaya BAHP per bulannya sekktar Rp16-20 juta.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved