Ekonomi dan Bisnis

Usung Brand Talitha, Dewi Selalu Berinovasi Memanjakan Konsumen

Memulai usaha sejak 2013 atas dasar hobi, warga Banjarbaru Dewi Indriani, kini mempunyai bisnis yang bisa dibilang menjanjikan.

Usung Brand Talitha, Dewi Selalu Berinovasi Memanjakan Konsumen
Produk Talitha untuk Bpost
Melalui brand Talitha, ia memulai produksi tempe mendoan dan tempe crispy yang sudah matang di beberapa outlet yang dia punya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Memulai usaha sejak 2013 atas dasar hobi, warga Banjarbaru Dewi Indriani, kini mempunyai bisnis yang bisa dibilang menjanjikan.

Melalui brand Talitha, ia memulai produksi tempe mendoan dan tempe crispy yang sudah matang di beberapa outlet yang dia punya.

Setelah memiliki banyak pelanggan, kemudian ia berinovasi memproduksi tepung bumbu mendoan dan tepung bumbu crispy siap saji dengan jumlah produksi antara 1.000 sampai 1.500 pcs per bulan

"Saya terus berinovasi, makanya saya juga menjual tepung bumbu mendoan dan krispy berupa kemasan siap saji dan produk sambal kecap mendoan untuk sambal cocolnya. Tujuannya memanjakan konsumen agar bisa goreng sendiri di rumah," kata Dewi.

Baca: Divonis Kanker Darah, Istri SBY Ani Yudhoyono Merasa Beruntung, Ternya Ada Orang Setia Ini

Baca: Rundown Lengkap Debat Capres Kedua Pilpres 2019 antara Joko Widodo vs Prabowo Subianto, Ada 6 Segmen

Baca: 3 Kali Dinyatakan Meninggal Dunia, Bayi Ini Tiba-tiba Bernapas padahal Sudah dalam Peti Mati!

Baca: Ngaku Naksir, Pengorbanan Hotman Paris demi Tamara Bleszynski, Syahrini Disebut Kalah Cantik

Tahun 2019 ini, ia juga kembali berinovasi dengan menciptakan produk sambal khas Kalimantan Selatan yaitu sambal ramania dan sambal limau kuit.

"Respon konsumen sangat baik sekali di pasaran, perkembangan usaha terus meningkat karena kami berusaha memanjakan memuaskan konsumen dengan selalu berinovasi dalam produk," tuturnya.

Dalam hal pemasaran, ia mengaku tawarkan produknya di tempat-tempat car free day yang ada di Banjarbaru, ditambah selalu mengikuti event bazar atau sejenisnya.

"Kami juga pasarkan di pasar tradisional, toko oleh-oleh, mini market, hingga retail modern yang ada di Banjarmasin maupun Banjarbaru," imbuhnya.

Meski semakin banyak miliki pesaing pada produk sejenis, ia selalu berusaha menjaga rasa dan kualitas produk.

"Kami memberikan pilihan produk dengan berat yang berbeda sesuai segmen pasa, selain itu produk akan dikemas semenarik mungkin," terangnya.

Soal harga yang ia tawarkan bervariasi, tergantung ukuran produk.

"Harga berkisar mulai dari Rp 8.000, Rp 15.000, Rp 25.000, hingga Rp 55.000," ungkapnya.

Ke depannya ia mengharapkan, produknya selalu menjadi pilihan konsumen.

"Semoga pemasarannya juga semakin luas hingga ke seluruh Indonesia," tandasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved