Berita Kabupaten Banjar

Dinkes Kabupaten Banjar Kumpulkan Ratusan Juru Masak Haul Guru Sekumpul, Ternyata Ini Tujuaannya

Sedikitnya ribuan orang dipastikan bakal menyesaki Kota Martapura guna mengikuti haul ke-14 Guru Sekumpul pada 9-10 Maret 2019 mendatang.

Dinkes Kabupaten Banjar Kumpulkan Ratusan Juru Masak Haul Guru Sekumpul, Ternyata Ini Tujuaannya
Dinkes Kabupaten Banjar untuk Banjarmasinpost.co.id
Para juru masak haul ke-14 Guru Sekumpul antusias mengikuti sosialisasi dari Dinkes Banjar tentang cara memasak dan pemilihan bahan pangan yang higienis. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sedikitnya ribuan orang dipastikan bakal menyesaki Kota Martapura guna mengikuti haul ke-14 Guru Sekumpul pada 9-10 Maret 2019 mendatang.

Karena itu pula, Dinas Kesehatan (Dinkes Banjar) menaruh perhatian khusus terhadap sajian makanan yang kelak akan dihidangkan kepada para jemaah.

Guna menjamin kehigienisan hidangan makanan dan minuman tersebut, Dinkes Banjar melakukan penyuluhan kepada para juru masak haul tersebut.

Kepala Dinkes Banjar Ikhwansyah mengatakan penyuluhan itu telah dilaksanakan pada Sabtu (16/02/2019) kemarin. Kegiatan itu dilaksanakan di aula pendopo Bani Alawi Gang Mahabbah Sekumpul, Martapura.

Kegiatan itu dihadiri ratusan juru masak dari perwakilan 85 dapur umum haul ke-14 Guru Sekumpul. Koordinator Dapur Umum H Abdurrahman juga turut hadir.

Baca: BREAKING NEWS - Warga Hampang Kotabaru Gempar, Temukan Mayat, Tubuh dan Kepala Terpisah 4 Kilometer

Baca: Hasil Akhir Persib Bandung vs Arema FC Piala Indonesia, Skor Akhir 1-1 Tak Bisa Amankan Keunggulan

Baca: Link Live Streaming Persela Lamongan vs Bali United di Piala Indonesia 2018, Cek Jawapos TV

Narasumber yang dihadirkan Dinkes Banjar yakni Sekretaris Dinkes Provinsi Kalimantan Selatan H Sukamto.

Pejabat eselon III ini memaparkan bagaimana cara memasak yang bersih, aman, dan higienis. Ia juga menegaskan pentingnya memperhatikan aspek kesehatan atau kehigienisan bahan pangan pangan yang akan dimasak.

Tak kalah penting yakni saat memasak kondisi juru masak bersih dan steril. Ini penting agar bahan makanan yang dimasak benar-benar higienis.

"Apalagi makanan itu nanti akan disuguhkan untuk para jemaah. Tentu keamanan/kesehatan makanan adalah prioritas kita semua,” tegasnya

Seluruh juru masak sangat antusias. Bahkan terjadi interaksi yang aktif antara narasumber dengan kalangan juru masak tersebut. Termasuk berdiskusi dengan Tim pengambil sampel makanan dapur umum. Tim ini akan melaksanakan tugasnya pada 8 Maret mendatang atau pada H-1.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved