B Focus Urban Life

Pemberantasan Sarang Nyamuk, Kabupaten Banjar Libatkan Masyarakat dan Pramuka

Seperti di daerah lain, Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga sekarang juga masih menghantui warga Kabupaten Banjar.

Pemberantasan Sarang Nyamuk, Kabupaten Banjar Libatkan Masyarakat dan Pramuka
BPost Cetak
B Focus Urban Life edisi cetak Senin (18/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Seperti di daerah lain, Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga sekarang juga masih menghantui warga Kabupaten Banjar.

Apalagi penderita penyakit ini masih terus berjatuhan.

Data pada Dinas Kesehatan Banjar hingga pekan kedua Februari 2019, total penderita DBD sebanyak 115 orang.

Rinciannya, pada periode Januari 107 kasus dan Februari hingga pekan kedua 18 kasus.

Karena itu, upaya penanganannya terus diintensifkan guna mengatasi atau setidaknya mengurangi meluasnya penyebaran penyakit yang penularannya melalui vektor nyamuk aedes aegypti tersebut.

Baca: Nikita Mirzani Ikut Bongkar Kekejaman Mbak Vera, Mantan Manajer Artis Olga dan Billy Syahputra

Baca: Buka-bukaan Cakra Khan Soal Kabar Syahrini dan Mantan Luna Maya, Reino Barack Akan Menikah

Baca: Alasan Iis Dahlia Menolak Brisia Jodie Pacari Anaknya, Devano Danendra Diungkap ke Billy Syahputra

Baca: Curhat Istri SBY, Ani Yudhoyono yang Sakit Kanker Darah, Ibu AHY Ungkapkan Rasa Kagetnya

Kegiatan yang dilaksanakan normatif lazimnya penanganan DBD yaitu penggencaran gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui aksi bersih-bersih lingkungan.

Langkah ini melibatkan elemen masyarakat dan pramuka.

Lalu, pembagian bubuk abate dari rumah ke rumah untuk membasmi jentik nyamuk aedes aegypti dan pengasapan atau fogging.

Selain itu, Dinkes Banjar juga menggerakkan seluruh rumah tangga untuk ikut aktif memberantas DBD.

"Tiap rumah ada satu agen jentik. Tugasnya tiap hari memeriksa semua tempat di dalam dan luar rumah yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti," sebut Kepala Dinas Kesehatan Banjar Ikhwansyah.

Selain itu pihaknya juga membuat surat edaran ke PKM dan pihak kecamatan untuk memperhatikan lingkungan sekitar.

"Kami juga rutin menyampaikan imbauan atau pengumunan di radio oleh Bupati Banjar," sebutnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved