Berita Banjarmasin

Sementara Jumlah Pemilih Masuk DPTb KPU Kalsel 9.893 Pemilih, KPU Pun Tambah 21 TPS

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb)

Sementara Jumlah Pemilih Masuk DPTb KPU Kalsel 9.893 Pemilih, KPU Pun Tambah 21 TPS
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Tingkat Provinsi Kalsel, Senin (18/2/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Tingkat Provinsi Kalsel, Senin (18/2/2019).

Dari hasil Rapat Pleno yang juga ditandatangi oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalsel serta para Perwakilan Peserta Pemilu dan Tim Sukses disepakati total ada 9.893 Pemilih yang masuk dalam DPTb KPU Provinsi Kalsel.

Sedangkan jumlah Pemilih yang keluar tercatat dalam Rekapitulasi ini sebanyak 3.552 Pemilih.

Ketua KPU Provinsi Kalsel secara de jure, Edy Eriansyah menjelaskan keluar dan masuknya Pemilih dalam DPTb KPU Provinsi Kalsel disebabkan berbagai alasan termasuk terkait alasan pekerjaan, kesehatan, penahanan dan yang lainnya.

Dari 13 Kabupaten/Kota di Kalsel, semua daerah memiliki DPTb dan Kabupaten Tanah Bumbu miliki Pemilih masuk terbanyak yaitu 3.860 Pemilih, diikuti Kabupaten Tabalong sebanyak 1.136 Pemilih dan Kabupaten Tanah Laut sebanyak 1.084 Pemilih.

Baca: Pikap Vs Satu Keluarga Naik Motor, Anak Meninggal Dunia di TKP, Ibu & Bapaknya Kritis di Rumah Sakit

Baca: VIDEO - Mobil Listrik Kasuari Jelajahi Kalimantan Tengah dan Selatan, Simak Keseruannya

Baca: Kunjungi Wisata Pasca Tambang Tanahlaut, Mahasiswa Kehutanan ULM Temukan Goa Aneh Berornamen Ungu

Baca: VIDEO Hujan Deras dari Sore Hingga Dini Hari, Sebagian Wilayah di Kota Rantau Tapin Terendam

"Di daerah ini paling banyak Pemilih yang masuk terdaftar dalam DPTb merupakan segmen pekerja baik dari luar Provinsi Kalsel, maupun dari Kabupaten lain di Kalsel dan bekerja di Tanah Bumbu, Tabalong serta Tanah Laut," kata Edy.

Sedangkan di Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru yang masing-masing memiliki jumlah Pemilih masuk dalam DPTb yaitu 160 dan 165 Pemilih didominasi segmen pelajar dan mahasiswa.

Cukup besarnya jumlah Pemilih masuk yang terdaftar dalam DPTb KPU Provinsi Kalsel juga sebabkan KPU melakukan penambahan TPS di Kalsel sebanyak 21 TPS.

Yaitu 10 TPS di Kabupaten Tanah Bumbu, 6 TPS di Kabupaten Banjar, 4 TPS di Tabalong dan 1 TPS di Hulu Sungai Tengah (HST).

Menurut Edy hal ini diperlukan untuk mengakomodasi Pemilih masuk dalam DPTb, karena kapasitas setiap TPS dibatasi untuk menampung 300 Pemilih pada hari pencoblosan.

Walau demikian, Edy menekankan proses penataan DPTb tidak akan berhenti pada Rekapitulasi ini saja, namun masih bisa berubah jika masih didapati Pemilih yang melakukan pemberitahuan pindah mencoblos hingga paling lambat satu bulan sebelum hari H pencoblosan pada Rabu (17/2/2019).

"Proses pindah memilih masih bisa dilakukan sesuai Pasal 210 UU Nomor 7 Tahun 2017, paling lambat 30 hari sebelum Hari H," kata Edy.

Tak hanya dihadiri Bawaslu Provinsi Kalsel dan para Perwakilan Peserta Pemilu, Rapat Pleno kali ini pun disaksikan langsung oleh Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yzid Fanani dan Kajati Provinsi Kalsel Ade Eddy Adhyaksa. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved