Serambi Mekkah

Tingkatkan Produktivitas Padi, Dinas TPH Kabupaten Banjar Kenalkan Teknologi Pola Tanam Ini

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Banjar lagi-lagi memberikan paket teknologi budidaya tanaman kepada para petani di daerah ini.

Tingkatkan Produktivitas Padi, Dinas TPH Kabupaten Banjar Kenalkan Teknologi Pola Tanam Ini
DINAS TPH BANJAR untuk Banjarmasinpost.co.id
Kalangan petani di Desa Kupang Rejo, Kecamatan Sungai Pinang, antusias menyimak pemaparan petugas teknis Dinas TPH Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Banjar lagi-lagi memberikan paket teknologi budidaya tanaman kepada para petani di daerah ini.

Teknologi baru itu bernama Largo Super. Ini merupkan cara baru pola budidaya tanaman dan telah disosialisasikan, Rabu (13/2) lalu, pada Kelompok Tani Pemuda Bersama Tujuh Sungai di Desa Kupang Rejo, Kecamatan Sungai Pinang.

"Larikan gogo (Largo) Super merupakan paket teknologi padi lahan kering hasil inovasi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Intinya adalah upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi di lahan kering," ucap Kepala Dinas TPH Banjar HM Fachry, Senin (18/02/2019).

Saat ini, sebutnya, pemenuhan beras nasional sebagian besar berasal dari lahan sawah irigasi. Padahal, Indonesia memiliki potensi lahan lainnya yang perlu untuk dikembangkan yakni lahan kering.

Fachry mengatakan biasanya lahan kering ditanami padi gogo, padi ladang atau padi huma. Di Kabupaten Banjar luas lahan kering sekitar 13.757 hektare atau 19 persen dari luas keseluruhan.

Petani di Desa Kupang Rejo sebenarnya telah menanami lahan kering dengan pola padi-palawija-palawija. Varietas yang ditanam biasanya Buyung, Bedagai, dan Carnik. Namun produktivitasnya kurang memuaskan, tak lebih dari 3–4 ton per hektare.

Penerapan teknologi padi Largo Super pada lahan kering di Kabupaten Banjar, sebut Fachry, merupakan bagian dari diseminasi hasil teknologi yang dihasilkan Balitbangtan.

Fachry menerangkan program peningkatan produktivitas pertanian tahun 2019 melalui pengintensifan kegiatan penyuluhan penerapan teknologi pertanian. Dalam hal ini, ada delapan pengkajian tentang tumpang sari tanaman (turiman) padi gogo dan jagung berbasis teknologi Largo Super.

Lokasinya tersebar pada empat kecamatan yakni Simpang Empat, Sambung Makmur, Sungai Pinang, dan Pengaron. Keempat wilayah ini memang sangat potensial untuk pengembangan padi gogo. (*/aol)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved