Berita Banjarbaru

Jadwal Konser Slank dan Inka Cristie saat Deklarasi Geopark Meratus Kalsel, Siagakan 700 Petugas

Jadwal Konser Slank dan Inka Cristie saat Deklarasi Geopark Meratus Kalsel, Siagakan 700 Petugas

Jadwal Konser Slank dan Inka Cristie saat Deklarasi Geopark Meratus Kalsel, Siagakan 700 Petugas
kompas.com
Grup band Slank saat jumpa pers peluncuran album Palalopeyank di gang Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (7/2/2017). 

BANJARMASINBPOST.CO.ID, BANJARBARU - Deklarasian Taman Bumi atau Geopark Meratus Kalimantan Selatan akan dihadiri oleh Menteri Pariwisata RI Arif Yahya dan grup musik Slank serta Inka Cristie, pada Minggu (24/2/2019) di Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Persiapan pun dilakukan pihak panitia. Menurut Asisten I Pemerintahan Pemprov Kalsel, Siswansyah menjelaskan bahwa kesiapan terus dilakukan menjelang hari H.

"Termasuk infrastruktur jalan juga kita mintakan ke dinas PU untuk di perbaiki, yang jalan jalan berlubang menuju akses ke lokasi," kata Siswansyah.

Diterangkan Siswansyah bahwa nanti diperkirakan akan ada sekitar 5000 penonton dan keamanan ada sekitar 700 personil gabungan, TNI Polri dan Satpol PP Dishub dan kepanitian keamanan.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam ini Liverpool vs Bayern di RCTI dan Lyon vs Barcelona

Baca: Reaksi Syaifullah Tamliha Saat Kunker yang Dilakukan Diduga Bawaslu Tabalong Sebagai Kampanye

"Kami siapkan juga kantong kantong parkir dan toilet umum guna menujang sarana prasarana ketika hari H pendeklarasian Geopark meratus nanti," kata dia.

Kepala Dinas ESDM Prov Kalsel, Kelik Isharwanto, menjelaskan pihak Pemprov sudah membentuk Badan Gopark, dimana tahap awal ada sebanyak 36 titik yang diakui nasional.

Geosite itu adalah jenis Gugusan bantuannya yang ditonjolkannya. Potensi ini bisa dikembangkan bisa sampai diakui di internasional di UNESCO.

"Ini kami tahap awal dan syukur usulan 36 titik di Kalsel dalam Geopark atau taman bumi Meratus disampaikan oleh Tim Kalsel kepada Menko Maritim disetujui," kata Kelik Isharwanto.

Menurut dia, dengan terkonsepnya Geopark di kalimantan selatan itu artinya Kalsel menjadi pelopor utama adanya Geopark di Bumi kalimantan.

Ada tiga syarat agar sertifikat pengakuan Goopark tersebut bisa dikeluarkan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman. Dan Kalsel sudah lolos dari tahapan itu dan sudah diakui secara nasional.

Baca: Link Live Streaming Bhayangkara FC vs PSIS Semarang di Piala Indonesia 2018, Cek Juga PSSI TV

Baca: Prabowo Jenguk Ahmad Dhani di Rutan Medaeng, Ekspresi Suami Mulan Jameela Jadi Sorotan

"Untuk bisa menjadi geopark nasional harus memenuhi tiga syarat. Yaitu bisa dijadikan geodiversity atau mempunyai berbagai jenis batuan yang indah dan jumlahnya 60 persen dari total ke seluruhan geopark. Kemudian bisa dijadikan kajian ilmiah yang memiliki nilai keragaman hayati atau biodiversity yang memiliki berbagai macam flora dan fauna. Dan terakhir harus bisa dijadikan culturediversity. Jadi untuk Biodibersity dan culturdiversity harus 20 persen 20 persen sehingga penilaiannya 40 persen. Paling tidak jika ingin lolos, 60 persennya adalah keanekaragaman bebatuan geodiversity," kata Jatmika Setiawan.

Dia menjelaskan secara garis besar sudah mempelajari usulan dari kalsel tersebut. Dimana total ada 36 geosite dari 10 kabupaten/kota di Kalsel yang akan menjadi bagian dari geopark. Beberapa di antara geosite itu adalah Tahura Sultan Adam, Goa Batu Hapu, Bukit Kayangan, dan Air Panas Batu Mandi. Total luasan Geopark Pegunungan Meratus 328,034 meter kali 9,691,948 meter.

(banjarmasinpost.co.id/ nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved