KalselPedia

KalselPedia : Daftar Kecamatan Penghasil Buah-buahan di Kabupaten Barito Kuala, Jeruk hingga Sukun

Selain tanaman padi ternyata Kabupaten Batola juga berpotensi memproduksi tanaman buah-buahan seperti: jeruk, mangga, nenas dan rambutan.

KalselPedia : Daftar Kecamatan Penghasil Buah-buahan di Kabupaten Barito Kuala, Jeruk hingga Sukun
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Perkebunan cabai besar di Kabupaten Barito Kuala 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Daftar Kecamatan Penghasil Buah-buahan di Kabupaten Barito Kuala adalah sejumlah kecamatan di Kabupaten Baritokuala, Provinsi Kalimantan Selatan yang terkenal sebagai penghasil buah-buahan segar.

Sebenarnya hampir semua kecamatan di Kabupaten Barito Kuala merupakan sentra produksi padi sawah.

Selain tanaman padi ternyata Kabupaten Batola juga berpotensi memproduksi tanaman buah-buahan seperti: jeruk, mangga, nenas dan rambutan. Inilah kecamatan-kecamatan di Batola sebagai penghasil buah-buahan dan jenisnya.

1. Belimbing yang berproduksi adalah kecamatan Rantau Badauh ( 38,08 % ), Tamban ( 16,23 % ), Barambai ( 14,43 % ), Mekarsari ( 9,02 % ), Belawang ( 8,42 % ), Tabukan ( 3,61 % ), Anjir Pasar ( 3,21 % ), Cerbon ( 3,21 % ), Marabahan ( 3,01 % ),
dan Mandastana ( 0,80 % ).

2. Durian yang berproduksi adalah kecamatan Rantau Badauh ( 54,26 % ), Barambai ( 25,47 % ), Cerbon ( 8,22 % ), Anjir Muara ( 5,75 % ), Marabahan ( 4,93 % ), Anjir Pasar ( 0,82 % ) dan Mekarsari ( 0,55 % ).

3 Jambu biji yang berproduksi adalah kecamatan Tamban ( 11,87 % ), Mekarsari ( 11,27 % ), Barambai ( 7,45 % ), Tabukan ( 3,28 % ), Bakumpai ( 2,42 % ), Kuripan ( 2,35 % ), Rantau Badauh ( 2,16 % ), Marabahan ( 1,52 % ), Jejangkit ( 0,57 % ),
Mandastana ( 0,54 % ), Anjir Pasar (0,40 %) dan Anjir Muara ( 0,36 % ).

4. Jeruk yang berproduksi adalah kecamatan Tamban ( 56,82 % ), Mandastana ( 46,25 % ), Rantau Badauh ( 20,68 % ), Belawang ( 19,90 % ), Alalak ( 6,52 % ), Barambai ( 3,72 % ), Cerbon ( 1,97 % ), Marabahan ( 0,48 % ), Tabunganen ( 0,09 % ),
Jejangkit ( 0,07 % ), Wanaraya ( 0,06 % ), Tabukan ( 0,05 % ), dan Anjir Muara ( 0,02 % ).

5. Mangga yang berproduksi adalah kecamatan Anjir Muara ( 26,68 % ), Alalak ( 13,65 % ), Rantau Badauh ( 12,01 % ), Tabukan ( 11,72 % ), Belawang ( 6,12 % ), Bakumpai ( 5,64 % ), Mekarsari ( 5,45 % ), Cerbon ( 3,39 % ), Marabahan ( 3,37 % ),
Anjir Pasar (3,27 %), Tabunganen ( 2,34 % ), Tamban ( 2,31 % ), Barambai ( 2,31 % ), Mandastana ( 2,18 % ), dan Kuripan ( 0,14 % ).

6, Nangka yang berproduksi adalah kecamatan BarambaI ( 16,82 % ), Rantau Badauh (14,35 % ), Belawang ( 16,02 % ), Marabahan ( 7,96 % ), Tabukan ( 7,53 % ),Mandastana ( 6,11 % ), Anjir Muara ( 5,98 % ), Wanaraya ( 5,76 % ), Tabunganen
( 4,48 % ), Cerbon ( 4,26 % ), Alalak ( 3,74 % ),Tamban ( 3,70 % ), Anjir Pasar (3,61 %), dan Bakumpai ( 1,48 % ).

TUMPENG nanas raksasa di lokasi Hari Pangan Sedunia (HPS) di Desa Jejangkit, Kabupaten Batola 18 sampai 21 Oktober 2018 lalu.
TUMPENG nanas raksasa di lokasi Hari Pangan Sedunia (HPS) di Desa Jejangkit, Kabupaten Batola 18 sampai 21 Oktober 2018 lalu. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

7. Nenas yang berproduksi adalah kecamatan Mekarsari ( 59,78 % ), Tamban ( 10,94% ), Rantau Badauh ( 8,37 % ), Wanaraya ( 8,36 % ), Belawang ( 6,40 % ), Marabahan ( 4,83 % ), Barambai ( 0,63 % ), Mandastana ( 0,27 % ), Tabukan ( 0,15 % ), Cerbon
( 0,11 % ), Anjir Muara ( 0,07 % ), Tabunganen ( 0,05 % ), Anjir Pasar ( 0,03 %), dan Bakumpai ( 0,02 % )

Halaman
12
Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved