B Focus Economic

Promo di Medsos, Pengembang Perumahan ini Masih Mengakui Efektivitas Promosi Konvensional

Pengembang perumahan adalah pebisnis yang cukup aktif mempergunakannya, termasuk di Banua.

Promo di Medsos, Pengembang Perumahan ini Masih Mengakui Efektivitas Promosi Konvensional
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Selasa (19/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PROMO berbayar di media sosial atau pun media online memang makin dilirik.

Pengembang perumahan adalah pebisnis yang cukup aktif mempergunakannya, termasuk di Banua.

Tak hanya itu, beberapa pengembang juga membayar selebgram atau akun dengan followers yang banyak untuk membantu memasarkan propertinya.

Seperti PT Anugrah Fuja Perdana Abadi, yang aktif setiap bulan menggunakan promo media sosial dalam hal memasarkan huniannya.

Baca: Reaksi Verrell Bramasta Lihat Natasha Wilona Dirayu Hotman Paris Hutapea di Atas Lamborghini

Baca: Syahrini Minta Restu Ibu, Soal Nikahan Incess & Mantan Luna Maya, Reino Barack Dibuka Aisyahrani

Baca: Anang Hermansyah Peluk Krisdayanti Saat Pria yang Kini Suami Ashanty Itu Ketahui KD Pecandu Narkoba

Baca: Pengakuan Aneh Mertua Ahok Soal Kabar BTP dan Puput Nastiti Devi Telah Menikah dan Bulan Madu

"Iya kami membayar facebook untuk lakukan promo, kami juga bisa minta dibantu pihak-pihak yang mempunyai followers banyak," kata Direktur Utama PT Anugrah Fuja Perdana Abadi, Muhammad Fikri belum lama ini.
Anggaran yang disiapkan untuk beriklan menurutnya bervariasi tergantung akun medsos yang dipakai.

"Biayanya tergantung durasi, ada iklan tujuh hari sampai dengan 30 hari. Kalau tiga puluh hari kami bayar Rp 550 ribu dengan jangkauan estimasi pemirsa yang sudah ditentukan," ujarnya.

Namun, diakui Fikri, efektivitas promosi sebenarnya justru lebih banyak dari cara konvensional yakni promosi dari mulut ke mulut.

"Karena mereka sudah mengetahui dari lokasi, keamanan, legalitas perumahan yang kami jual. Serta spesifikasi bangunan dan sarana prasarana yang kami tawarkan," tambahnya.

Kendati begitu, beriklan di media sosial dan media online lainnya tetap dilakukan karena banyak kaum muda yang mempergunakannya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved