Berita Kotabaru

Satgas Kamtib Lapas Geledah 2 Blok Hunian Narapidana Lapas Kotabaru, Ini yang Ditemukan

Lapas Kotabaru yang sudah melebihi kapasitas tersebut digeledah tim Satgas Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) pada Senin (18/2/19) malam.

Satgas Kamtib Lapas Geledah 2 Blok Hunian Narapidana Lapas Kotabaru, Ini yang Ditemukan
Banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Razia Kamtib Lapas Kotabaru di 2 blok hunian narapidana di Lapas Kotabaru, Senin (1822019) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Lagi, jajaran Satgas Keamanan Ketertiban Lembaga Pemasyrakatan (Lapas) Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan menemukan Handphone (HP) di dalam blok hunian narapidana.

Lapas Kotabaru yang sudah melebihi kapasitas tersebut digeledah tim Satgas Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) pada Senin (18/2/19) malam, sekitar pukul 21.00 wita. Ada dua blok hunian yang dirazia yakni blok D dan Blok K4.

Banjarmasinpost.co.id yang ikut dalam kegaiatan Kamtib tersebut memantau langsung situasi didalam blok hunian tersebut. Dua kamar yang digeledah masih banyak yang ditemukan napi menyimpan barang yang tidak diperbolehkan.

Hebatnya, narapidana yang ada semuanya cerdas dalam menyembunyikan barang. Ada-ada saja cara yang dilakukannya dicelah-celah yang ada. Bahkan, petugas menemukan hp dibungkus plastik dibalik tutup ember yang berisi air.

Baca: BREAKING NEWS : Mayat Tanpa Kepala dan Kedua Tangan Putus Gegerkan Warga Hampang Kotabaru

Baca: Identitas Mayat Tanpa Kepala dan Kedua Tangan Putus di Hampang Kotabaru Terungkap

Baca: Kepala dan Tubuh Korban Terpisah 4 Km, Dibuang Dalam Jurang di Hampang, Polisi Menduga Dibunuh

Namun tim satgas tak bisa dibodohi. Petugas menyisir semua tempat dan celah yang mungkin dimanfaatkan narapidana. Bahkan sebagian benda-benda seperti obeng, silet dan sendol masih saja ditemukan di blok hunian tersebut.

Razia Kamtib yang dipimpin langsung Ketua Satgas Kamtib Lapas Kotabaru Sekaligus Kepala Pengamanan Lapas Kotabaru, Rahmad Pijati bersama Kasi Keadminstasri Kamtib, Agus Rahmad Ramdani dan Kasi pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Ridi Hartono dan sebanyak 45 petugas lainnya.

Sembari melakukan penggeledahan, narapidana yang dikeluarkan dari blok huniannya dikumpulkan jadi satu didepan sel dan kemudian diberikan arahan dan himbauan terkait peredaran narkoba dan hak serta kewajiban mereka. Begitu juga dengan peraturan yang harus dilaksanakan.

Menurut Ketua Satgas Kamtib Lapas Kotabaru, Rahmad Pijati, mengatakan saat ini ada sebanyak 886 narapidana dari kapasitas 180 orang. Sementara jumlah blok hunian ada sebanyak 14 blok.

Para warga binaan Lapas Kotabaru saat razia petugas Kamtib Lapas Kotabaru, Senin (1822019) malam
Para warga binaan Lapas Kotabaru saat razia petugas Kamtib Lapas Kotabaru, Senin (1822019) malam (HO/Humas Lapas Kotabaru)

Jajarannya melaksanakam Kamtib sesuai dengan intruksi Ditektorat Jendral Pemasyarakatan, melalui DivisiPemasyarakatan, agar benar-benar bebas dalam peredaran narkoba didalam Lapas. Begitu juga penggunaan hp yang harus diberantas habis sebagai alat komunikasi yang masih sering ditemukan diblok hunian.

Baca: Reaksi Ayu Ting Ting Dijodohkan dengan Kriss Hatta, Pria yang Sedang Berselisih Billy Syahputra

Baca: Pengakuan Aneh Mertua Ahok Soal Kabar BTP dan Puput Nastiti Devi Telah Menikah dan Bulan Madu

Baca: Rekrutmen PPPK, Tanbu Hanya Dapat Dua Formasi, Sekda Sebut Masih Kekurangan 3 Ribu ASN

"Ini afalah upaya sebagai komitmen kami untuk membetantas peredaran narkoba. Sehingga razia penertiban ini menjadi pethatian penting dan leboh giat lagi melalukan melalukan penertiban selama satu minggu sebanyak dua kali," katanya kepada Banjatmasinpost.co.id.

Dari dua blok yang ada ditemukan barang sebagai berikut. Untuk blok D, ada sebanyak 2 unit Hp, 2 charger, 2 headset, 3 baterai hp, 2 sendok, 1 garbu dan satu obeng. Sementara untuk blok K4 ada 1 unit Hp, 6 charger, 3 headaet, 2 batrai Hp, sendok 3, tetminal listrik dan satu sabuk.

"Temuan itu langsung dihancurkan agar tak bisa digunakan lagi. Karena semua itu tidak dibenarkan didalam lapas Kotabaru. Saat penertiban belum ada yang tertangkap tangan, bila seandainya tertangkap tangan, maka narapidana itu bisa dilakukan penegasan dan mencabut hak-haknya," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved