Berita Banjarmasin

UPPD Samsat di Kalsel Punya Layanan Samsat Antar Jemput, Begini Benefitnya Bagi Wajib Pajak

Meningkatkan pelayanan pajak kendaraan bermotor di Kalimantan Selatan (Kalsel), Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalsel serahkan 17 sepeda

UPPD Samsat di Kalsel Punya Layanan Samsat Antar Jemput, Begini Benefitnya Bagi Wajib Pajak
banjarmasinpost.co.id/acm
Sekda Prov Kalsel, Abdul Haris menyerahkan secara simbolis sepeda motor layanan Samsat Antar Jemput Kepada Kepala UPPD Samsat di Kabupaten/Kota di Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meningkatkan pelayanan pajak kendaraan bermotor di Kalimantan Selatan (Kalsel), Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalsel serahkan 17 sepeda motor kepada UPPD Samsat di Kabupaten/Kota di Kalsel.

Penyerahan dilaksanakan di sela kegiatan peluncuran Samsat Drive Thru di Halaman Kantor UPPD Banjarmasin II, Selasa (19/2/2019).

Penyerahan secara simbolis dilaksanakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Abdul Haris mewakili Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor kepada para Kepala UPPD berbagai daerah di Kalsel.

17 unit sepeda motor ini diperuntukkan untuk wujudkan dan perkuat layanan Samsat Antar Jemput di 14 UPPD di Kalsel.

Baca: 12 tahun Tak Digaji Selama Bekerja di Jordania, Diah Kabur ke KBRI dan Akhirnya Tiba di Malang

Baca: Sambut Cap Go Meh 2019 - Simak Ramalan 12 Shio di Tahun Babi Tanah atau Tahun Baru China 2570

Baca: Cerita Istri SBY, Ani Yudhoyono Soal Sakit Kanker Darah, Ini Sosok 2 Perawat Terbaiknya di Singapura

Baca: Baim Wong Ingin Poligami, Paula Verhoeven Marah dan Pukul Sahabat Raffi Ahmad & Nagita Slavina Itu

Kepala Bakeuda Provinsi Kalsel, Aminudin Latif menjelaskan, layanan Samsat Antar Jemput ini menjadi alternatif cara pembayaran pajak kendaraan bermotor yang bisa dinikmati masyarakat.

Wajib pajak bisa menghubungi nomor telepon layanan yang nantinya akan dipublikasikan luas oleh UPPD dan hanya tinggal menyiapkan kelengkapan dokumen serta biaya pajak kendaraan.

Selanjutnya petugas UPPD akan datang dan membawa dokumen serta biaya pajak lalu melakukan verifikasi dan penyetoran uang pajak di Kantor UPPD.

Setelah itu, petugas kembali akan mengantarkan tanda terima pembayaran pajak kendaraan dan STNK yang status pembayaran pajaknya telah diperbaharui.

"Pelayanan ini gratis tanpa dipungut biaya tambahan, jadi hanya tinggal telepon, siapkan persyaratan dan biaya pajak dan menunggu dirumah," kata Aminudin.

Hal ini menurutnya merupakan salah satu bentuk optimalisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Kalsel. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved