Berita Banjarmasin

Baznas Gelar Kopi Amal Buat Dakwah di Daerah Pinggiran

Badan Amil dan Zakat Nasional (Baznas) Kalsel menggelar Kopi Amal. Stand Amal itu bersamaan dengan Pagelaran Borneo Open Archery 5

Baznas Gelar Kopi Amal Buat Dakwah di Daerah Pinggiran
Dok Baznas Kalsel untuk BPost Group
Kopi Amal Ala Baznas Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Badan Amil dan Zakat Nasional (Baznas) Kalsel menggelar Kopi Amal. Stand Amal itu bersamaan dengan Pagelaran Borneo Open Archery 5 di halaman timur Mesjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmaisn, 21-24 Februari 2019.

Menurut Kepala Bagian Pengumpulan Baznas Kalsel, S Provinsi, Muhammad Adi Riswan Al Mubarak, kegiatan ini dalam rangka menunjang kegiatan sosial dan dakkwah khususnya di pinggiran Kalimantan Selatan.

“Kami akan membuka stand amal di gelaran Borneo Open Archery 5 selama empat hari, yaitu tanggal 21 sampai 24 Februari,” ujar pria yang akrab dipanggil Adi Ram, Rabu (20/2/2019).

Selama 4 hari digelaran panahan nasional itu, Baznas Kalsel menyuguhkan beberapa menu amal, diantaranya Kopi Amal kerjasama dengan Kedai Cerita Kopi, jasa foto bersama ikon Bakantan, penjualan kaus, boneka Bakantan, kue dan lelang lukisan kaligrafi.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming RCTI Timnas U-22 Indonesia vs Malaysia di Piala AFF U-22 2019

Baca: Pendaftaran CPNS 2019 Masih Dibuka via sscn.bkn.go.id & Penjelasan Ustadz Abdul Somad Soal Suap CPNS

“Kami sudah menyebar info ini melalui media sosial, dan karena event ini berbarengan dengan gelaran panahan nasional, kami berharap ada banyak masyarakat yang berkunjung ke stand kami,” harapnya.

Dia menambahkan, hasil dari donasi yang terkumpul dari gelaran ini, 100 persen akan disalurkan untuk program Sosial dan Dakwah Baznas Kalsel di daerah pinggiran.

Disebutkan, Baznas Kalsel saat ini lagi menggalang dana untuk dakwah di Kecamatan Paramasan Kabupaten Banjar dalam menunjang kegiatan keagamaan di sana.

Baca: Live Supersoccer TV! LINK Live Streaming Garuda Select Vs MK Dons di Inggris Rabu (20/2)

"Kami akan membantu penyediaan perlengkapan pengurusan jenazah warganya dan insentif untuk juru dakwahnya," papar Adi.

Dijelaskannya, sarana untuk menunjang pengurusan jenazah sangat diperlukan saat ini. Karena selama ini mereka hanya menggunakan perlengkapan sederhana dan masih jauh dari layak.

"Kita perlu empat set perlengkapan jenazah, dengan nilai Rp 15 juta/set," pungkas Adi. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved