Berita Banjarmasin

Jamu Produk Banua Ini Bertahan Hingga Kini, Ini Khasiatnya

Jamu Produk Banua Ini Bertahan Hingga Kini, Ini Khasiatnya. Pemasaran obat-obatan trandisional Kalimantan tampaknya dari waktu ke waktu mulai tergerus

Jamu Produk Banua Ini Bertahan Hingga Kini, Ini Khasiatnya
banjarmasin post group/ irfani rahman
Produk jamu cuk sirih 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Pemasaran obat-obatan trandisional Kalimantan tampaknya dari waktu ke waktu mulai tergerus jaman.

Meski begitu ternyata di Banjarmasin dan beberapa daerah masih ada pembuatan jamu tradionanal dan yang 'membanggakan" selain warisan dari orang tua mereka juga berizin alias memiliki izin edar dari BPOM .

BPost yang menelusuri ternyata di ada satu pembuatan jamu trandional yakni Cuk Sirih yang berada di Jalan Tembus Musium Wasaka no 36 Rt13, Banjarmasin Utara.

Pengelola usaha jamu Cuk Sirih, Husin dan Ali menuturkan usaha jamu tradisoonal mereka ini mulai dari sekitar tahun 1993 lalu dengan produk khusus wanita . Seiring waktu dan proses waktu mereka pun telah mempunyai ijin edar atas produk mereka juga hak paten atas merk Cuk Sirih.

Menurut keduanya jamu yang mereka hasilkan mempunyai khasiat untuk wanita seperti membersihkan organ kewanitaan, dan melancarkan darah. Dan bagi konsumen pun dijamin aman menggunakan produk jamu tradisional mereka ini karena murni dari bahan-bahan herbal dan tak ada kimia.

Baca: Hasil Timnas U-22 Indonesia vs Malaysia di Piala AFF U-22 2019, Skor 0-0 untuk Sementara

Baca: Live Supersoccer TV! LINK Live Streaming Garuda Select Vs MK Dons di Inggris Rabu (20/2)

Baca: Blak-blakan Sopir Joko Driyono & Link Live Streaming PSSI Bisa Apa Jilid 4 Mata Najwa, Live Trans 7

Baca: Jadwal Arema FC vs Persib Bandung Live INews TV dan Jawapos TV, Doa I Made Wirawan

Baca: Pendaftaran CPNS 2019 Masih Dibuka via sscn.bkn.go.id & Penjelasan Ustadz Abdul Somad Soal Suap CPNS

"Keunggulan produk kita aman untuk dikonsumsi dan untuk pemasaaran kalsek teng dan tim. Memabg kita terkendala promosi dan modal," paparnya seraya mengatakan produk mereka ini merupakan warisan dari orang tua,

Bagaimana dengan bahan-bahan jamu Cuk Sirih, dikatakannya 50 persen masih bahan lokal dan sisanya dari Jawa. Proses pembuatan pun antara lain ketika bahan-bahan datang maka pihaknya bersihkan kemudian digoreng, giling dan kemudian jadi baik jamu seduh dan pil. Untuk bahan-bahan antara lain dari cebe , sirih dan dan puluhan macam bahan alami lainnya,

Karena masih skala rumahan maka produksi pun yak menentu bisa 90 karton sebuan dan saat ini mereka memperkerjakan 3 karyawati dan 2 karyawan.

(banjarmasinpost.co.id/ irfani rahman)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved