Berita Banjarmasin

Komisi III Pantau Perbaikan Jalan di Tanahbumbu, Ini Diduga Penyebab Kerusakan Jalan

Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan peninjauan proyek infrastruktur di beberapa daerah di Kalsel di Tanahbumbu.

Komisi III Pantau Perbaikan Jalan di Tanahbumbu, Ini Diduga Penyebab Kerusakan Jalan
banjarmasin post group/ achmad maudhody
Ismail Hidayat, Anggota Komisi III DPRD Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menjalankan fungsinya pada aspek pengawasan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) khususnya Komisi III laksanakan peninjauan proyek infrastruktur di beberapa titik di Kalsel.

Satu di antaranya yaitu proyek Peningkatan Jalan di Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu) yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp 33,7 miliar.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, Ismail Hidayat menjelaskan, saat peninjauan di lapangan hingga Sabtu (16/2/2019), proses pengerjaan perbaikan masih terus berlangsung.

Jenis pekerjaan peningkatan jalan yang meliputi ruas jalan yang hubungkan Batulicin-Mekarsari-Mentewe ini yaitu lapis pondasi aggregate Klas B, A dan S, lapis aspal HRS-Base, HRS-WC, jembatan girder 25 M Kelas A dan pembangunan 10 unit box culvert.

Pengerjaan dilaksanakan oleh Kontraktor PT Batulicin Bron Asphalt dan Konsultan Supervisi PT Winaya Konteks Kharisma dengan waktu pelaksanaan selama 240 hari kalender sejak akhir Bulan Juni 2018 lalu.

Baca: Hasil Akhir Timnas U-22 Indonesia vs Malaysia, Skor 2-2, Masih Posisi 2 Klasemen Piala AFF U-22 2019

Selain itu, Pelaksana juga masih memiliki tanggung jawab pemeliharaan selama 365 hari kalender.

Ismail mengaku pihaknya meminta Pelaksana untuk bisa segera menyelesaikan pekerjaan sehingga manfaat peningkatan ruas jalan tersebut bisa lebih cepat dinikmati masyarakat.

"Kondisinya memang rusak parah dan sudah cukup lama kita dengar keluhan dari masyarakat sekitar, karena itu mudah-mudahan ini bisa cepat diselesaikan," kata Ismail.

Menurutnya, kerusakan parah di ruas jalan ini bisa jadi disebabkan dilalui kendaraan dengan tonase besar di atas kapasitas jalan yang sudah ada.

"Bisa jadi kendaraan perkebunan atau perusahaan di sekitar mungkin saja," kata Ismail.

Baca: Moratorium Sawit, Dari 97 Perusahaan Sawit di Kalsel, Hanya Dua Izin yang Dikeluarkan Pemprov

Untuk meminimalkan kembali rusaknya ruas jalan tersebut, Ismail tekankan Komisi III DPRD Provinsi Kalsel akan desak Pemerintah khususnya Dinas Perhubungan untuk lebih mengawasi kendaraan yang melintas khususnya yang bertonase melebihi kapasitas jalan.

Selain itu, pihaknya juga akan menyampaikan ke Pemerintah Pusat untuk meminta disediakannya jembatan timbang di area tersebut juga untuk tujuan pemeliharaan jalan yang hubungkan tiga area tersebut.

"Karena sekarang kewenangan jembatan timbang itu ada di Pusat, maka kami akan sampaikan perlu jembatan timbang di area itu supaya bisa digunakan," kata Legislator Fraksi PPP ini. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved