Berita Kotabaru

Pelabuhan Panjang Hampir Roboh, Dana Belum Ada, Pelindo III Belum Bisa Melakukan Perbaikan

Pelabuhan Panjang milik Pelindo III yang berada di samping Siring Laut Kotabaru, hampir roboh sudah sekitar satu bulan lebih.

Pelabuhan Panjang Hampir Roboh, Dana Belum Ada, Pelindo III Belum Bisa Melakukan Perbaikan
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Pelabuhan Panjang Pelindo Hampir Roboh 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pelabuhan Panjang milik Pelindo III yang berada di samping Siring Laut Kotabaru, hampir roboh sudah sekitar satu bulan lebih.

Pelabuhan itu roboh setelah dilakukan pengecoran yang dianggap sudah tak sanggup menahan beban.

Akibatnya, dermaga pelabuhan atau lantai pelabuhan yang menuju keluar, miring ke kiri.

Saat ini, dermaga yang biasa digunakan untuk sandar kapal antar kecamatan hanya menggunakan satu sisi bagian luar.

Sementara dermaga bagian luar kini tak bisa digunakan lagi.

Baca: Blak-blakan Sopir Joko Driyono & Link Live Streaming PSSI Bisa Apa Jilid 4 Mata Najwa, Live Trans 7

Baca: Curiga Tubuh Dewi Perssik Tak Asli, Pengacara Inginkan Sesuatu pada Tubuh DePe, Angga Wijaya Murka

Baca: Nasib Channel Youtube Gading Marten dan Gisella Anastasia (Keluarga Marten) Usai Buat Papa Gading

Baca: Pernikahan Syahrini dan Reino Barack di Masjid yang Sama Maia Estianty dan Irwan Mussry Menikah?

Warga menyayangkan dengan kondisi dermaga tersebut.

Padahal, tiap hari bongkar muat dilakukan dari kecamatan dan dari dalam kota.

Dua dermaga yang seharusnya bisa digunakan yakni bagian dalam dan luar kini hanya satu bagian yang difungsikan.

Bagian luar sudah ditutup.

Kondisinya sudah sangat membahayakan dengan aktivitas di pelabuhan tersebut.

"Sangat disayangkan, harusnya pihak terkait segera melakuian perbaikan sebelum kondisinya makin parah. Apalagi, di pelabuhan ini selalu ramai," kata Pardi.

Terpisah, LOHC dan GA atau Humas Pelindo III (Persero) Kotabaru, Ludik Hasibuan, Rabu (20/2/19), tidak membantah kondisi dermaga pelabuhan panjang yang hampir runtuh tersebut.

Dia mengatakan saat ini sudah memagari dan memasang garis polisi agar tidak dilewati warga atau aktivitas di sana.

Namun, masih ada yang sering lewat seperti warga yang suka mancing ikan.

"Kami masih belum bisa memperbaiki karena dana dari pusat belum turun dan belum ada kabar untuk perbaikan pelabuhan itu," katanya.

Sebelumnya sekitar 6 bulan dilakukan booring karena sebagian tiang sudah habis.

Sebab mau diganti tiang-tiang yang sudah keropos.

(Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved