Kisah Cewek Penyayang Kucing Liar

Bukan Hanya Habiskan Waktu Istirahat, Demi Kucing Liar Kesayangannya Icha Pernah Habiskan Rp 4 Juta

Kesukaan terhadap binatang terkhusus kucing, rupanya membuat Icha rela melakukan berbagai cara.

Bukan Hanya Habiskan Waktu Istirahat, Demi Kucing Liar Kesayangannya Icha Pernah Habiskan Rp 4 Juta
Icha untuk Banjarmasinpost.co.id
Khairunnisa atau akrab disapa Icha bersama kucing kesangannya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berbagai kendala terkadang tak cukup membatasi seseorang demi melakoni hobi atau kesukaannya.

Hal itu pula yang dialami seorang perempuan berusia 26 tahun, Khairunnisa atau akrab disapa Icha.

Kesukaan terhadap binatang terkhusus kucing, rupanya membuat Icha rela melakukan berbagai cara.

Padahal Icha sendiri hanyalah seorang perempuan yang bekerja swasta di kota perantauan.

Gajinya pun pas-pasan. Namun kendati demikian hal tersebut tak menghalanginya merawat dan memelihara kucing liar.

Baca: Tinggal di Kos Ukuran 3x3 Meter di Jogja, Icha Hidup Seranjang dengan 19 Kucing Liar Kesayangannya

Baca: Bermodalkan Kadang Ayam, Perempuan Ini Rawat Belasan Kucing Liar Sekelas Kucing Persia

Baca: Ini yang Dilakukan Icha Agar Kucing Liar Tidak Kencing Sembarangan, Awas Kanker Rahim Si Manis!

Baca: Pelihara Kucing Liar yang Dibuang, Icha Sempat Dikatain Wong Gendeng

Kepada Banjarmasinpost.co.id, Icha mengaku bahkan demi memenuhi biaya vaksin, steril dan makanan kucing liar tersebut, ia tak jarang menghabiskan 70 persen dari gajinya.

Bahkan saking banyak dan telatennya ia merawat kucing-kucing ras tersebut, Icha pernah menghabiskan biaya sampai sekitar Rp 4 juta perbulan.

" Makanya dukanya dulu pernah, saking krisis moneternya, dua bulan pernah makan nasi putih plus abon saja," kata Icha yang justru bangga.

Khairunnisa bersama kucing kesayangannya.
Khairunnisa bersama kucing kesayangannya. (Icha untuk Banjarmasinpost.co.id)

Tidak hanya itu, kondisi tersebut kini juga membuat perempuan berusia 26 tahun sama sekali tak memiliki tabungan dari hasil bekerjanya.

Icha mengaku kini statusnya pun tidak lagi bekerja di sebuah perusahaan digital marketing.

Melainkan lantaran kekhawatiran yang tak tega meninggalkan berlama-lama sejumlah kucing liar tersebut, Icha memilih bekerja lepas.

Kucing-kucing liar peliharaan Khairunnisa.
Kucing-kucing liar peliharaan Khairunnisa. (Icha untuk Banjarmasinpost.co.id)

Warga Kelurahan Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan tersebut selain menjual pakaian hasil sablonan sendiri.

Ia juga menyediakan jasa bersih-bersih kos, dan pijat serta luluran panggilan, khusus untuk area Jogjakarta.

" Saat ini saya juga sedang menempa diri dengan belajar handmade, baju, sendal dan beberapa desaign gambar lainnya untuk wirausaha," jelasnya. (banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved