Berita Tapin

Kemenag Tapin Sarankan Calon Haji Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari, Ini Tujuannya

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tapin menggelar sosialisasi kelengkapan dokumen paspor bagi calon haji di Masjid Agung Humasa

Kemenag Tapin Sarankan Calon Haji Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari, Ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tapin menggelar sosialisasi kelengkapan dokumen paspor bagi calon haji di Masjid Agung Humasa, Jalan Tasan Basri, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (21/2/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tapin menggelar sosialisasi kelengkapan dokumen paspor bagi calon haji di Masjid Agung Humasa, Jalan Tasan Basri, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (21/2/2019).

Kepala Kemenag Kabupaten Tapin, Mahrus membuka kegiatan sosialisasi tersebut, sekaligus memberikan bimbingan manasik haji singkat bagi calon haji asal Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel.

Menurut Mahrus, kegiatan ibadah haji merupakan kegiatan fisik sehingga perlu bagi calon haji menyiapkan kondisi fisik dan kesehatannya, minimal setiap hari menggunakan 30 menit untuk berjalan kaki.

"Berjalan kaki selama 30 menit setiap hari agar saat tawaf maupun sai tidak ada kendala bagi jamaah haji karena sudah terbiasa berjalan kaki sebelum berangkat ibadah haji," katanya.

Baca: Pengamat Hukum ULM Nilai Kejati Kalsel Bisa Ambilalih Kasus Kunker Fiktif DPRD Kabupaten Banjar

Baca: 5 Fakta Gadis Banjarmasin yang Hidup Bersama 19 Kucing Liar di Jogja, Tinggal di Kamar Sempit

Baca: Pengedar Dibekuk Subdit 2 Ditnarkoba Polda Kalsel di Sungai Gampa, 128 Gram Sabu Gagal Beredar

Sementara itu, Kepala Imigrasi Kalsel, Syahrifullah mengatakan kehadirannya di Kabupaten Tapin untuk mendengar keluhan calon haji yang terkendala dokumen paspor.

Menurutnya, tahun depan, Kantor Imigrasi yang di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pekerjanya akan dipindah ke Kabupaten Tapin.

Itu karena Pemerintah Kabupaten Tapin menghibahkan lahan untuk bangunan gedung Imigrasi Kalsel khusus melayani pemohon paspor.

"Insya Allah, sekitar Juli 2019 ini sudah beroperasi dan secara simbolis akan diserahkan hibah itu Saat peringatan hari jadi Kabupaten Tapin," katanya.

Satu calon haji, Syarifudin mengaku terkendala perbedaan identitas pada kartu keluarga dengan identitas pada akta kelahiran.

Pihak Imigrasi Kalsel mengatakan terkait perbedaan itu, akan ada wawancara bagi calon haji sekaligus memperlihatkan semua dokumen kependudukan, seperti KTP, akta kelahiran, kartu keluarga dan ijasah kalau ada. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved