Ledakan di Mal Taman Anggrek

Mal di Kalsel Langsung Waspada, Minta Tenant Rutin Cek dan Ganti Tabung Gas Kedaluwarsa

Peristiwa ledakan di Mall Taman Anggrek, Rabu (20/2/2019), membuat tempat perbelanjaan di Kalsel juga waspada.

Mal di Kalsel Langsung Waspada, Minta Tenant Rutin Cek dan Ganti Tabung Gas Kedaluwarsa
Capture Banjarmasin Post
Banjarmasin Post Kamis 21 Februari 2019, Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Peristiwa ledakan di Mall Taman Anggrek, Rabu (20/2/2019),  membuat tempat perbelanjaan di Kalsel juga waspada. General Manager Q Mall Banjarbaru Andi Indrawangsah mengatakan jangan sampai peristiwa serupa terjadi di lokasinya. Mereka pun bersikap tegas kepada tenant.

"Tiap satu bulan sekali rutin cek. Kami sidak on the spot, kami cek kitchen, sambungan gas, pipa. Ini sangat penting sekali, biangnya kebakaran, selain itu Instalasi gedung juga rutin cek. Karena di restoran pakai tabung gas," katanya.

Disampaikan Andi, di Qmall ada sekitar 10 restoran dan beberapa food counter.

"Tabung gas kadaluwarsa kami minta ganti. Katup kami cek, bahkan sidak dilakukan tanpa sepengetahuan pihak restoran. Ini sudah regulasi kita, kami ingin pengunjung mall nyaman dan aman," katanya.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan pihaknya tengah menyelidiki ada tidaknya unsur kelalaian dalam ledakan di food court Mal Taman Anggrek. Hengki mengatakan insiden ini juga harus dijadikan evaluasi agar tidak terulang dan timbul korban yang lebih banyak.

Baca: Hanya Hitungan Detik, Tiba-tiba Terjadi Ledakan di Mal Taman Anggrek, Begini Pengakuan Karyawan

Baca: Ledakan di Mal Taman Anggrek, Karyawan Cium Bau Gas Menyengat, 7 Orang Luka

Baca: Ayah Puput Nastiti Devi Akhirnya Buka Suara Terkait Pernikahan Putrinya dan Ahok Alias BTP

"Ini harus kita evaluasi juga agar tidak terulang lagi. Kita harus cek SOP-nya, kita harus cek betul apakah ada kelalaian di sini," ujar Hengki, di Mal Taman Anggrek.

Ia menekankan betapa beruntungnya ledakan ini terjadi sebelum waktu operasi mal atau mal dibuka. Apabila ledakan terjadi saat banyak pengunjung, maka bisa saja korban yang berjatuhan lebih banyak.

"Beruntung terjadi ledakan, ini (mal) belum buka, belum ada pengunjung. Bayangkan kalau ada pengunjung tiba-tiba ada ledakan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Hengki mengatakan pihaknya akan meminta keterangan dari pihak manajemen Mal Taman Anggrek terkait insiden ini.

"Kita akan periksa semua kita lihat tentunya artinya sebagai bahan evaluasi jangan sampai terulang kembali, baik di sini atau ditempat lain," tandas Hengki. (Tribunnews/Warta Kota/jok/dit/git/ria)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved