Berita Internasional

Perangi Narkoba, Duterte : Saya Tak Ingin Negara Saya Berakhir dengan Kegagalan karena Narkoba

Presiden Filipina Rodrigo Duterte memperingatkan bahwa negara akan menjalankan kampanye anti- narkoba yang lebih keras di masa depan.

Perangi Narkoba, Duterte : Saya Tak Ingin Negara Saya Berakhir dengan Kegagalan karena Narkoba
AFP PHOTO
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MANILA - Tak ingin negaranya gagal akibat narkoba, Presiden Filipina Rodrigo Duterte kembali mengingatkan bahwa Filipina akan menjalankan kampanye anti- narkoba yang lebih keras di masa depan.

Pernyataan keras Duterte itu disampaikan dalam pidatonya, Rabu (20/2/2019), yang mengisyaratkan perang melawan kejahatan narkotika di Filipina yang telah menewaskan ribuan orang dan menuai kecaman dunia internasional, belum akan berakhir.

Duterte, yang memenangkan pemilihan presiden pada 2016, telah menyuarakan janji-janji pemberantasan narkoba dan tindak kejahatan di Filipina sejak masa kampanyenya.

Menurutnya, masalah narkoba telah menjadi masalah keamanan nasional yang harus ditindak dan diatasi dengan tegas.

"Saya tidak akan membiarkan negara saya berakhir dengan kegagalan karena narkoba," ujar Duterte dalam pidatonya, Rabu.

Baca: Liga Champions Malam Ini, Link Live Streaming RCTI - Atletico Madrid vs Juventus Babak 16 Besar

Baca: Live RCTI! LINK Live Streaming Atletico Madrid vs Juventus babak 16 besar Liga Champion Malam Ini

Baca: Klasemen Grup B Piala AFF U-22 2019 Usai Hasil Timnas U-22 Kamboja vs Myanmar Berakhir 2-0

Duterte pun tidak membantah saat ditanya oleh wartawan apakah tindakan keras dalam perang melawan narkoba di masa depan akan lebih berdarah.

"Saya kira begitu," jawab Duterte singkat, seperti dikutip Channel News Asia dari Reuters.

Namun Duterte tidak menyampaikan secara rinci tindakan yang akan diambil untuk mengintensifkan kampanye anti-narkoba yang telah menelan lebih dari 5.000 korban jiwa selama dia menjabat.

Organisasi hak asasi manusia telah kerap menyampaikan bahwa perang pemerintah Filipina melawan kejahatan narkoba telah menyebabkan banyak korban akibat dieksekusi oleh petugas setelah dituduh terlibat praktik penjualan atau pemakaian obat-obatan terlarang.

Kendati demikian, sebuah jajak pendapat yang hasilnya diumumkan pekan lalu menunjukkan, dua pertiga warga Filipina percaya ada lebih sedikit pengguna narkoba di lingkungan mereka dibandingkan tahun lalu.

Penulis : Agni Vidya Perdana/Kompas.com

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Duterte Peringatkan Perang Lebih Berdarah Melawan Kejahatan Narkoba"

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved