Kriminalitas Regional

Sopir Ini Barter Pil Koplo dengan Hubungan Badan, Ditangkap saat Hendak Beraksi

Seorang pengedar narkoba jenis pil koplo diringkus jajaran Kepolisian Resor atau Polres Jombang Jawa Timur, saat hendak melakukan hubungan badan

Sopir Ini Barter Pil Koplo dengan Hubungan Badan, Ditangkap saat Hendak Beraksi
KOMPAS.com/MOH. SYAFII
Pengedar pil koplo di Jombang, saat digelandang polisi di Mapolres Jombang, Rabu (20/2/2019). Berawal dari transaksi pertukaran pil koplo dengan hubungan badan dengan seroang perempuan, pengedar pil koplo ini ditangkap polisi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JOMBANG - Seorang pengedar narkoba jenis pil koplo diringkus jajaran Kepolisian Resor atau Polres Jombang Jawa Timur, saat hendak melakukan hubungan badan dengan seorang perempuan pemesan pil koplo.

Pengedar yang ditangkap polisi tersebut adalah Hamdan (20), warga Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Dia ditangkap polisi di wilayah Peterongan, dua hari lalu.

Kasat Reserse dan Narkoba Polres Jombang AKP Moch Mukid mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka yang sudah 5 kali mengedarkan pil koplo tersebut, berawal dari transaksi antara Hamdan dengan seorang perempuan berinisial EK.

Perempuan itu, kata Mukid, dikenal tersangka melalui media sosial, Facebook. Dalam percakapan antara keduanya, Hamdan bersedia memberikan pil koplo kepada EK secara gratis, namun dengan syarat.

Syarat tersebut, yakni EK mau berhubungan badan dengannya. EK pun menyanggupi permintaan tersangka dan keduanya membuat janji bertemu di satu tempat di wilayah Peterongan.

Baca: Kabar Pernikahan Syahrini-Reino Barack Kian Santer, Luna Maya Ungkapkan Duka Cita Lewat Instagram

Baca: Buronan Dunia Andrey Dolgov Ditangkap di Indonesia, Sukses 10 Tahun Merampok Ikan Dunia

Baca: Bangun Tidur Pria Kaget Lihat Istri Berhubungan Seks dengan Pria, 2 Pria Ini Sama Bersibah Darah

"Tersangka ditangkap saat hendak melakukan hubungan badan dengan perempuan yang memesan pil koplo miliknya," kata Mukid di Mapolres Jombang, Rabu (20/2/2019).

Dia mengungkapkan, saat diringkus petugas dari jajaran Polsek Peterongan, pria yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir itu tak bisa berkutik. Saat itu, polisi menemukan 17 butir pil koplo.

"Yang diakui tersangka barang itu memang miliknya. Berdasarkan penyelidikan, dia sudah lima kali mengedarkan," beber Mukid.

Tersangka, lanjut Mukid, dijerat dengan pasal 196 Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. "Ancaman hukumannya 5 tahun penjara," tutupnya.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved