Berita HSS

Surplus Hasil Usaha, Pengelola Dana Amanah, Berikan Paket Sembako untuk 68 Lansia

Panerima bingkisan berasal dari 17 Desa di kecamatan tersebut, dimana masing-masing desa dipilih empat orang.

Surplus Hasil Usaha, Pengelola Dana Amanah, Berikan Paket Sembako untuk 68 Lansia
Kominfo HSS
Bupati HSS menyerahkan bingkisan kepada 15 orang perwakilan warga tak mam[u dan lansia di Kecamatan Padang Batung, Hulu Sungai Selatan. Ada 68 warga penerima bantuan dari hasil usaha simpan pinjam syariah tersebut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN – Sukses mengelola dana simpan pinjam sistem syariah, Perkumpulan Pengelola Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (PPDAPM) Maju Bersama, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melakukan aksi berbagi paket sembako kepada 68 orang terdiri lansia (lanjut usia) dan warga tak mampu.

Panerima bingkisan berasal dari 17 Desa di kecamatan tersebut, dimana masing-masing desa dipilih empat orang.

Salah satu pengurus PPDAPM, Sri Hayati menjelaskan, Kamis (21/2/2019) penyerahan telah dilaksaakan secara simbolis melalui Bupati HSS, H Achmad Fikry kepada lima belas orang perwakilan, Rabu 20 Februari 2019 kemarin, di halaman Kantor Kecamatan Padang Batung, sebelum pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Padang Batung.

Penyerahan tersebut juga didamping Wakil Bupati HSS, Syamsuri Arsyad, Ketua DPRD HSS, H Akhmad Fahmi, Kepala Dinas Sosial, Hj Siti Erma dan Camat Padang Batung, H Akhmad Suriani.

Baca: 5 Fakta Gadis Banjarmasin yang Hidup Bersama 19 Kucing Liar di Jogja, Tinggal di Kamar Sempit

Baca: Mbah Mijan Peringatkan Ini Pada Ammar Zoni dan Irish Bella Agar Tak Kandas Jelang Pernikahan

Baca: Sosok Cucu Kesayangan Istri SBY Ani Yudhoyono, Gayatri yang Buat Tersenyum Kala Sakit Kanker Darah

Sri Hayati, menjelaskan, PPDAPM merupakan salah satu program yang dulunya berasal dari PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat). PPDAPM, adalah usaha simpan pinjam dengan akad syariah, dan hingga kini telah banyak warga desa yang dibantu melalui program tersebut.

Bupati HSS, H Achmad Fikry menyatakan, program tersebut harus dikawal terus oleh pemerintah daerah melalui SKPD terkait agar terus berkembang.

Menurut Fikry, jika usaha simpan pinjam tersebut bisa terus berjalan sampai sekarang, berarti usahanya membuahkan hasil yang baik. “Semakin bagus usahanya, makin banyak yang bisa menerima bantuan,”kata Bupati.

Fikry menyatakan bersyukur, PPDAPM tiap tahun bisa berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan bantuan. Diharapkan, usaha semacam ini bisa menjadi cikal bakal bagi desa untuk ditiru dan dikembangkan.

Seperti dijelaskan Sri Hayati, usaha simpan pinjam syariah tersebut mengalami surplus keuntungan, sehingga bisa berbagi dengan warga tak mampu dan para lansia. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved