Bumi Selidah

912 KPM Terima Bansos PKH, Anggota KPM Diharapkan ini

PEMERINTAH Kabupaten Barito Kuala (Batola) kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH), Sabtu (16/02).

912 KPM Terima Bansos PKH, Anggota KPM Diharapkan ini
FOTO HUMAS BATOLA UNTUK BPOSTGROUP
PENYALURAN Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH), Sabtu (16/02) di wilayah Kecamatan Tabunganen. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - PEMERINTAH Kabupaten Barito Kuala (Batola) kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH), Sabtu (16/02).

Bantuan non tunai kali ini diperuntukkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada di wilayah Kecamatan Tabunganen.

“Para KPM hendaknya bersyukur telah mendapatkan bansos ini. Banyak manfaat dari bantuan, lebih-lebih semakin tahun nilainya terus bertambah dan sasarannya juga sesuai yang membutuhkan,” kata Bupati Batola Hj Noormiliyani AS di sela penyerahan Bansos PKH secara simbolis di Gedung Serba Guna Tabunganen.

Di hadapan ribuan warga dan para pimpinan SKPD, Sekretaris Dinsos Batola Masradin, Camat Tabunganen Khairani, para anggota forkopimcam, Koordinator PKH Wilayah I Kalsel Lutfi Andi Rahman dan Kordinator PKH Kabupaten Batola M Faisal Ansyari, dan undangan lainnya, Noormiliyani mengatakan, nilai Bansos PKH di Tabunganen berjumlah Rp1.122.150.000 untuk 912 KPM yang tersebar di 14 desa.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini menjelaskan, penyaluran Bansos PKH kali ini terjadi perubahan.

Jika sebelumnya bantuan diberikan sama setiap KPM reguler Rp1.890.000 per tahun setiap 3 bulan dan untuk KPM yang memiliki komponen lansia atau disabilitas berat diberi bantuan Rp2 juta per tahun yang diterima setiap 3 bulan.

Bansos saat ini diberikan berdasarkan komponen yang dimiliki KPM sehingga jumlah bantuan berbeda-beda.

Hanya saja bantuan berdasarkan komponen maksimum diberikan hanya 4 orang dalam setiap keluarga.

Selain bansos PKH yang mengacu pada jumlah komponen ada pula bantuan PKH tetap di luar komponen bagi setiap KPM masing-masing Rp550 ribu per tahun.

Noormiliyani mengatakan, kartu PKH biasanya terintegrasi dengan berbagai bantuan lainnya seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), subsidi gas, subsidi rumah, dan lainnya.

Halaman
12
Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved