Berita Tanahlaut

Dengar Suara Aneh di Dapur Tapi Cuek, Setelah Api Membesar Iwan Buru-buru Selamatkan Anak Istri

Mata Iwan Setiawan sembab. Meski begitu dengan tabah ia tetap meladeni warga yang bertanya-tanya tentang rumahnya yang terbakar.

Dengar Suara Aneh di Dapur Tapi Cuek, Setelah Api Membesar Iwan Buru-buru Selamatkan Anak Istri
Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari
Musibah kebakaran terjadi di Jalan Samudera RT 10 RW 04 Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Jumat (22/2/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Mata Iwan Setiawan sembab. Meski begitu dengan tabah ia tetap meladeni warga yang bertanya-tanya tentang rumahnya yang terbakar.

"Habis semua, cuma mesin cuci ada yang bisa dikeluarkan," ujarnya kepada banjarmasinpost.co.id.

Kala itu ujar Iwan yang bekerja di kediaman wakil Bupati Tanahlaut ia sedang makan malam, kemudian ke dapur setelah selesai dan menonton tv, namun tak berapa lama ia kembali ke dapur untuk menuju kamar mandi. Saat berada di kamar mandi ia mendengar suara percikan-percikan api.

"Bunyi keretek-keretek kaya itu sudah pas di dapur tapi kada diherani, ternyata ada kebakaran sumbernya mulai dari belakang rumah," jelasnya.

Ia pun mencoba memadamkan dengan air dari kamar mandi dengan gayung namun apa daya api sudah besar. Ia pun lari dari dari arah dapur dan mengajak istri dan satu anaknya untuk menyelamatkan diri keluar dari rumah.

Baca: BREAKING NEWS - Api Lumat Enam Rumah di Kota Pelaihari, Hampir Satu Jam Damkar Baru Datang

Baca: Reaksi Mengejutkan Nia Ramadhani Saat Della Perez Bantah Aji Mumpung Setelah Kasus Prostitusi Online

Baca: Ternyata Penabrak Mahasiswi di Tanahlaut Gunakan Mobil Rental, Mobil Ditinggal & Sopir Kabur

Bahkan satu buah mobil kakeknya juga tak ia selamatkan.

"Cuma mesin cuci saja ada orang menyelamatkan, bagi saya yang penting anak istri dulu selamat," imbuhnya.

Kejadian kebakaran terangnya terjadi tepat saat orang salat isya.

Iwan sendiri tinggal di rumah orangtuanya, namun karena rumahnya yang besar ia tinggal bersama keluarganya kakaknya Yuliansyah dan sebagian rumahnya juga disewakan.

Iwan menjadi salah satu korban musibah kebakaran di Jalan Samudera Pelaihari RT 10 RW 04. Kejadian berdasarkan sumber Satpol-PP dan Damkar Tanahlaut sementara api menghanguskan enam buah rumah yang terbakar.

"Belum terhimpun semua karena masih proses pendataan," ujar Kabid Damkar Tanahlaut, Eko.

Sementara terhimpun di lokasi kejadian pemilik rumah diantaranya Iwan, Gajali, Usman, Supian dan Kacong penjual nasi goreng.

Kebakaran diketahui terjadi tepat setelah Isya hingga sekitar 40 menit api berkobar belum juga bisa diatasi. Hingga akhirnya diturunkan enam unit mobil pemadam kebakaran dan mobil watercanon Polres Tanahlaut.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved