Kriminalitas HSS

Kronologi Penggerebekan Bisnis Sabu Warga Desa Bayanan HSS, Polisi Temukan 50 Paket Sabu di Dinding

Kronologi Penggerebekan Bisnis Sabu Warga Desa Bayanan HSS, Polisi Ditemukan 50 Paket Sabu di Dinding

Kronologi Penggerebekan Bisnis Sabu Warga Desa Bayanan HSS, Polisi Temukan 50 Paket Sabu di Dinding
Dok Polsek Daha Selatan untuk BPost Group
Barang Bukti sabu yang ditemukan personel Polsek Daha Selatan saat penggerebekan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Kronologi Penggerebekan Bisnis Sabu Warga Desa Bayanan HSS, Polisi Temukan 50 Paket Sabu di Dinding

Polsek Daha Utara, Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan berhasil melakukan penggerebekan sekaligus membongkar bisnis sabu, Suriani, warga Jalan Satria Rt 02 Desa Bayanan, Kecamatan Daha Selatan HSS, Kamis, 21 Februari 2019, sekitar pukul 16.00 wita.

Dalam penggerebekan dipimpin kapolsek Daha Utara Ipda Syahbana bersama Kapolsek Daha Selatan tersangka berhasil ditangkap, bersama barang bukti berupa 50 paket sabu.

Kapolres HSS AKBP Dedi Eka Jaya, melalui Kasubbag Humas Polres HSS, Iptu Sughandi Jumat (22/2/2019) menjelaskan, 50 paket sabu tersebut ditemukan di dinding rumah kamar tersangka, lengkap dengan timbangan digital, sedotan plastik serta satu pak klep plastik.

Adapun paket sabu, terdiri 8 paket dengan berat kotor 1,52 gram seharga Rp 300 ribu per paket, 7 paket dengan berat kotor 1,29 gram seharga Rp 200 ribu per paket, satu paket berat 0,71 gram, 8 paket berat kotor 1,28 gram seharga Rp 100 ribu per paket, 10 paket berat 1,76 gram seharga Rp 150 ribu per paket.

Baca: Debat Hebat Fadli Zon untuk Prabowo & Maruarar Sirait untuk Jokowi Jelang Debat Capres Pilpres 2019

Baca: Jawaban Mengejutkan Adik Ahok Saat Disebut Tak Restui Pernikahan BTP dengan Puput Nastiti Devi

Baca: Pesan Ahmad Dhani ke Al Ghazali Saat Jenguk Suami Mulan Jameela, Maia Estianty Malah Posting Ini

Selanjutnya, 8 paket berat 1,06 gram seharga Rp 100 ribu per pake dan , 8 paket berat 1,46 gram seharga Rp 100 ribu per paket. Total berat dari 50 paket tersebut, 9,8 gram.

Sughandi menyebutkan, terbongkarnya bisnis pengedar narkoba tersebut setelah Polsek Daha Utara, berhasil menangkap seorang pembeli atau pemakai bernama Abdul Malik beberapa waktu lalu.

"Berdasarkan hasil keterangan yang diperolah, kami mendapat informasi bahwa tersangka adalah penjual atau pengedar sabu. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumahnyua, ditemukan sejumlah sabu yang sudah dipaket-paket tadi,"jelas Kasubbag Humas.

Baca: Santer Kabar Pernikahan Syahrini & Reino Barack, Luna Maya Malah Foto Bareng Cowok Romantis Ini

Baca: Live RCTI! LINK Live Streaming Arema FC vs Persib Bandung Piala Indonesia Jumat (22/2), Jawapos TV

Tersangka, kata Sughandi tak bisa berkelit saat pihaknya menemukan barang bukti yang disimpan di dinding kamar rumahnya tersebut. Dia mengakui semua barang bukti tersebut miliknya yang dijual secara per paket kepada pembeli di wilayah Daha, dengan harga seperti disebutkan tadi.

"Sekarang tersangka masih diperiksa, untuk menggali keterangan lebih lanjut lagi,"kata mantan Kapolsek Kandangan Kota Ini.

Atas perbuatanya yang melanggar hukum negara tersebut, tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 junto pasal 112 ayat 1 UU nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal hukuman mati.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved