Berita Kalteng

PDAM Palangkaraya Terpaksa Cabut 3.000 Meteran Pelanggan, Ternyata Penyebabnya Karena Ini

PDAM Palangkaraya Terpaksa Cabut 3.000 Meteran Air Pelanggan, Ternyata Penyebabnya Karena Ini

PDAM Palangkaraya Terpaksa Cabut 3.000 Meteran Pelanggan, Ternyata Penyebabnya Karena Ini
banjarmasin post group/ faturahman
Tempat pengolahan Air PDAM Palangkaraya di Tangkiling, Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Perusahaan daerah air minum (PDAM) Palangkaraya, Kalimantan Tengah, hingga, Jumat (22/2/2019) telah melakukan pencabutan sebanyak 3.000 meteran air pelanggannya, lantaran menunggak pembayaran rekening ledeng.

Pencabutan meteran air penggunaan air PDAM tersebut, dilakukan karena biaya operasional PDAM terganggu akibat banyaknya, pelanggan yang tmenggunakan air PDAM namun menunggak pembayaran.

"Ya, terpaksa kami lakukan pencabutan meteran air nya, karena pelanggan menunggak hingga tiga bulan," ujar Direktur PDAM Palangkaraya Budi Hardjono.

Dikatakan Budi, sebanyak 3.000 meteran air milik pelanggan PDAM yang dicabut dalam tahun 2018 yang lalu tersebut, jika tidak dicabut akan mengganggu operasional PDAM.

Baca: Jawaban Mengejutkan Adik Ahok Saat Disebut Tak Restui Pernikahan BTP dengan Puput Nastiti Devi

Baca: Pesan Ahmad Dhani ke Al Ghazali Saat Jenguk Suami Mulan Jameela, Maia Estianty Malah Posting Ini

Baca: Santer Kabar Pernikahan Syahrini & Reino Barack, Luna Maya Malah Foto Bareng Cowok Romantis Ini

Baca: Tradisi Memberi Makan Siluman Buaya Ternyata Masih Ada Bahkan di Pusat Kota Banjarmasin

"Piutang PDAM hampir mencapai Rp 16 miliar, sehingga tindakan tegas pencabutan merupakan tindakan yang paling pantas," ujarnya.

Menurut Budi, pelanggan yang menunggak hingga 60 bulan bahkan 70 bulan, meski pendekatan persuasif sudah dilakukan tetap saja pelanggan banyak yang menunggak pembayaran.

"Sehingga kami menggunakan jaksa pengacara negara dalam penaguhan dan mencabut meteran pelanggan yang menunggak," ujarnya.

Baca: Tangisan Denada Saat Jokowi & Iriana Jokowi Temui Shakira Aurum Usai Jenguk Istri SBY, Ani Yudhoyono

Baca: Hasil Akhir Chelsea vs Malmo dalam laga Leg 32 besar Liga Europa, Skor 3-0, Gol Oliver Giroud

Baca: Daftar Lengkap Tim yang Lolos 16 Besar Liga Europa Usai Hasil Arsenal vs Bate dan Chealsea vs Malmo

Dikatakan Budi, salah satu hal yang selama ini banyak warga enggan menggunakan air PDAM yakni, lantaran air tanah yang ada di Palangkaraya termasuk jernih sehingga dengan adanya alternatif air tanah tersebut warga akhirnya juga banyak berhenti berlangganan PDAM dan memilih menggunakan air tanah.

Sementara itu, Oboi, salah satu warga Palangkaraya yang tinggal di Jalan G Obos, mengatakan, sejak setahun ini dia tidak lagi berlangganan PDAM lantaran air yang disalurkan kerap keruh atau bercampur lumpur, sedangan menggunakan air tanah sangat jernih sehingga memilih berhenti berlangganan PDAM."Kami memakai air tanah karena lahan di Palangkaraya didominasi pasir airnya jadinya jernih," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved