Berita Banjarmasin

Dapat Dana Rp 9,3 Miliar, DLH Banjarmasin Berencana Kelola Sampah di Kota Seribu Sungai

Dapatkan dana insentif sebesar Rp 9,3 miliar, Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin berencana gunakan dana tersebut untuk pengelolaan sampah

Dapat Dana Rp 9,3 Miliar, DLH Banjarmasin Berencana Kelola Sampah di Kota Seribu Sungai
Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Muhyar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Dapatkan dana insentif sebesar Rp 9,3 miliar, Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin berencana gunakan dana tersebut untuk pengelolaan sampah yang ada di Kota Seribu Sungai ini.

Disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Muhyar, Sabtu (23/2/2019) uang tersebut sudah masuk ke kas daerah yang kemudian akan digunakan kembali.

Sebagaimana diketahui Kota Banjarmasin mendapatkan penghargaan sebagai kota yang mampu melakukan pengurangan sampah. Tak hanya itu, ada 10 kota lainnya yang juga mendapatkan penghargaan yang sama.

Pada 2018, disampaikan Muhyar, pengelolaan sampah di Banjarmasin memcapai kurang lebih 81 persen. Sedangkan pengurangannya yakni 18 persen.

Baca: BREAKING NEWS - Niat Belanja ke Pelaihari, Mahasiswi yang Lagi KKN Ini Tewas di Jalan

Baca: CPNS Ini Kirim Surat ke Presiden Jokowi karena Dinyatakan Gugur, Padahal Sudah Lulus Tes SKD & SKB

Baca: Bocah di HSU Bikin Surat Cinta Ingin Stop Sekolah, Tak Tega Sama Ibunya, Ini Kondisinya Saat Ini

2019, daerah pun kini ditarget untuk melakukan pengurangan 20 persen dan penanganan 80 persen. Melihat kondisi sebelumnya, Muhyar optimis bakal capai target tersebut.

"Dari Pencanangan Gerakan Indonesia Bersih, pada tahun 2025 pengurangan 30, penanganan 70 persen. Jadi tidak ada lagi sampah bercecer ke jalanan. Begitupun pada saluran drainase. 2019 pengurangan 20 persen penanganan 80 persen," ucap Muhyar menceritakan hasil acara Pencanangan Gerakan Indonesia Bersih yang ia hadiri sebelumnya.

Bahkan pada acara tersebut, Muhyar menyampaikan, Kota Banjarmasin disebut-sebut oleh pihak kementrian, yakni Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Pandjaitan sebanyak sembilan kali saat sambutan.

Ujar Muhyar, Banjarmasin dianggap berhasil dalam menangani sampah, baik itu segi pengurangan maupun pengelolaan. Kota-kota lain yang berhadir pada acara itupun disarankan untuk belajar ke Banjarmasin.

Terlepas dari itu, DLH Kota Banjarmasin juga bekerjasama melakukan penanganan terhadap sampah sungai. Selama ini ujar Muhyar, DLH sudah melakukan pembersihan di sungai A Yani dan Jalan Sutoyo S.

"Jadi perlu kerjasama secara baik agar hasilnya maksimal," ucap Muhyar.

Begitupun sampah di area Siring. Sebutnya ada bidang pariwisata yang harus lebih berperan. Sementara DLH membantu dan perlu adanya koordinasi yang baik.

Tak kalah penting, media juga diharapkan Muhyar bisa memberikan informasi apabila ada timbunan sampah yang belum bisa ditangani.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved