Kriminalitas Kotabaru

Dua dari Tiga Pencuri Sarang Burung Walet di Pulau Laut Selatan, Diringkus, Satu Pelaku Masuk DPO

Dua dari tiga pelaku pencurian sarang burung walet di Persemaian Desa Sungai Bulan Kecamatan Pulau Laut Selatan Kabupaten Kotabaru, diringkus.

Dua dari Tiga Pencuri Sarang Burung Walet di Pulau Laut Selatan, Diringkus, Satu Pelaku Masuk DPO
istimewa
Dua pelaku diringkus pada Jumat (22/2/19) sekitar pukul 17.00 wita setelah jajaran Polisi mendapatkan petunjuk 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Dua dari tiga pelaku pencurian sarang burung walet di Persemaian Desa Sungai Bulan Kecamatan Pulau Laut Selatan Kabupaten Kotabaru, diringkus.

Dua pelaku diringkus pada Jumat (22/2/19) sekitar pukul 17.00 wita setelah jajaran Polisi mendapatkan petunjuk.

Pelaku tak bisa berkutik saat sejumlah barang bukti ditemukan di rumahnya.

Hal itu diungkap pihak kepolisian setelah korban melaporkan kejadian tersebut pada Jumat (22/2/19) pukul 09.00 wita.

Hanya beberapa jam, anggota Polsek Pulau Laut Selatan bisa meringkus dua pelakunya.

Adalah Baharudin alias Nano (26) warga Desa Tanjung Seloka Kecamatan Pulau Laut Selatan dan DM (16) warga Desa Tanjung Seloka Kecamatan Pulau Laut Selatan.

Baca: Bercerai dari Marcellino Lefrandt, Dewi Rezer Kenalkan Pacar Baru ke Mantan dan Anaknya

Baca: Maia Estianty Foto Bareng dengan Ahmad Dhani di Film Anak Ahok Kisah BTP Buat Fans Salah Fokus S

Baca: Mulan Jameela Tampil Tak Biasa Jenguk Ahmad Dhani Bersama Tyarani dan Safeea, Dipeluk Emak Emak

Baca: Sikap Iriana Jokowi Pada Pengasuh Putri Kahiyang Ayu, Sedah Mirah Jadi Sorotan

Baca: CPNS Ini Kirim Surat ke Presiden Jokowi karena Dinyatakan Gugur, Padahal Sudah Lulus Tes SKD & SKB

Sementara satu rekannya AS masih dalam pencarian dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kini kedua pelaku sudah mendekam didalam sel jeruji besi milik Polsek Pulau Laut Selatan.

Keduanya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang melakukan pencurian sarang burung walet.

Kapolsek Pulau Laut Selatan, Ipda Amir Hasan, Sabtu (23/2/19) membenarkan penangkapan dua pelaku pencurian sarang burung walet di wilayah hukumnya.

Dari dua pelaku yang sudah dtangkap, satu di antaranya masih anak dibawah umur.

Sementara satu pelaku lagi masih dicari.

"Dari keterangan pelaku, mereka melalukan aksi pencurian sebanyak 3 orang. Satunya masih DPO," Katanya.

Ipda Amir juga menjelaskan, kerugian korban mencapai Rp 30 juta.

Setelah mendapatkan laporan, jajarannya berhasil meringkus dua pelaku.

Penyelidikan yang dilakukan mengarah terhadap pelaku hingga akhirnya ditangkap di rumahnya msing-masing.

Dari penangkapan dua pelaku, polisi juga menemukan barang bukti yang digunakan pelaku.

Di antaranya, 1 kayu ulin yang berukuran 1,5 meter, satu kunci inggris, engsel gembok pintu yang telah rusak.

"Dari perbuatannya itu, pelaku dijerat Tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan Jo turut serta melakukan perbuatan yang dapat dihukum, sebagai orang yang membantu melakukan kejahatan, sebagimana di maksud dalam pasal 363 ayat 1 Ke 4e, dan 5e KUHP Jo pasal 55 Ayat (1) ke-1e KUHP dan pasal 56 Ayat (1) ke -1e KUHP dengan ancaman kurungam 5 tahun penjara," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved